<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Optimalisasi Produksi Alat Gali-Muat dan Alat&#13;
Angkut pada Proses Pengupasan Overburden untuk&#13;
Mencapai Target Produksi per Bulan pada&#13;
Penambangan Batubara PT. Pengembangan Investasi&#13;
Riau Coal Mine Project Desa Pematang Benteng&#13;
Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu&#13;
Provinsi Riau</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Agung</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pujangga</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan hasil observasi lapangan, target produksi dari Pengupasan&#13;
Overburden pada PT. Pengembangan Investasi Riau Bulan November 2020 tidak&#13;
tercapai. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka losstime yang terjadi selama&#13;
proses produksi.&#13;
Alat gali muat yang digunakan untuk Pengupasan Overburden pada salah&#13;
satu fleet adalah 1 unit Excavator Kobelco SK480LC (EE01) dengan alat angkut, 9&#13;
unit Dump Truck Quester CWE 370 (DT78, DT81, DT84, DT85, DT86, DT87,&#13;
DT89, DT90 dan DT91). Untuk mengetahui potensi improvement dari sebuah&#13;
proses produksi dan efektivitas penggunaan peralatan maka dilakukanlah sebuah&#13;
analisis yang disebut dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Nilai&#13;
OEE untuk alat gali dan alat muat secara aktual menunjukkan nilai yang sangat&#13;
rendah (&lt; 85%). Selanjutnya digunakan metode Diagram Fishbone untuk&#13;
menemukan sebab dan akibat dari tingginya angka losstime yang terjadi pada alat.&#13;
Terakhir, dilakukan perbaikan losstime karena faktor manusia dengan metode&#13;
toleransi standar terkecil.&#13;
Setelah dilakukan analisis dan perbaikan dengan metode-metode tersebut,&#13;
maka didapatkan produksi pada pengupasan Overburden pada fleet secara teoritis&#13;
meningkat ± 2000 bcm dari produksi sebelumya. Nilai OEE masih menunjukkan&#13;
nilai yang cukup rendah (&lt; 85%) dari standar OEE kelas dunia (&gt; 85%). Selain itu,&#13;
biaya operasional alat gali muat dan alat angkut juga meningkat seiring dengan&#13;
peningkatan produksi</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>