@phdthesis{repounp42663, month = {July}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2021}, title = {Optimalisasi Produksi Alat Gali-Muat dan Alat Angkut pada Proses Pengupasan Overburden untuk Mencapai Target Produksi per Bulan pada Penambangan Batubara PT. Pengembangan Investasi Riau Coal Mine Project Desa Pematang Benteng Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau}, author = {Pujangga, Agung}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42663/}, abstract = {Berdasarkan hasil observasi lapangan, target produksi dari Pengupasan Overburden pada PT. Pengembangan Investasi Riau Bulan November 2020 tidak tercapai. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka losstime yang terjadi selama proses produksi. Alat gali muat yang digunakan untuk Pengupasan Overburden pada salah satu fleet adalah 1 unit Excavator Kobelco SK480LC (EE01) dengan alat angkut, 9 unit Dump Truck Quester CWE 370 (DT78, DT81, DT84, DT85, DT86, DT87, DT89, DT90 dan DT91). Untuk mengetahui potensi improvement dari sebuah proses produksi dan efektivitas penggunaan peralatan maka dilakukanlah sebuah analisis yang disebut dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Nilai OEE untuk alat gali dan alat muat secara aktual menunjukkan nilai yang sangat rendah ({\ensuremath{<}} 85\%). Selanjutnya digunakan metode Diagram Fishbone untuk menemukan sebab dan akibat dari tingginya angka losstime yang terjadi pada alat. Terakhir, dilakukan perbaikan losstime karena faktor manusia dengan metode toleransi standar terkecil. Setelah dilakukan analisis dan perbaikan dengan metode-metode tersebut, maka didapatkan produksi pada pengupasan Overburden pada fleet secara teoritis meningkat {$\pm$} 2000 bcm dari produksi sebelumya. Nilai OEE masih menunjukkan nilai yang cukup rendah ({\ensuremath{<}} 85\%) dari standar OEE kelas dunia ({\ensuremath{>}} 85\%). Selain itu, biaya operasional alat gali muat dan alat angkut juga meningkat seiring dengan peningkatan produksi}, keywords = {Produksi, Pengupasan Overburden, Excavator, Dump Truck, Overall Equipment Effectiveness (OEE)} }