<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Balik Kestabilan Lereng Area Highwall Pit ABC&#13;
Tambang Batubara PT. Manggala Usaha Manunggal Jobsite&#13;
PT. Banjarsari Pribumi Kecamatan Merapi Timur,&#13;
Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ade Elsa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Marini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. Manggala Usaha Manunggal merupakan salah satu perusahaan&#13;
kontraktor yang dipercaya oleh PT. Banjarsari Pribumi untuk melakukan kegiatan&#13;
penambangan batubara yang terletak di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten&#13;
Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Penambangan dilakukan dengan metode Open&#13;
Pit Mining. Pada bulan Mei 2019 terjadi longsoran yang cukup besar di area&#13;
highwall Pit ABC bagian Barat (section A), yang disebabkan oleh kondisi lereng&#13;
aktual yang tidak mengikuti rekomendasi kajian geoteknik yang telah ditetapkan&#13;
sebelumnya. Pada area crest overall slope highwall Pit ABC bagian Timur (section&#13;
B) terdapat timbunan material disposal yang menjadi beban tambahan bagi lereng&#13;
highwall, tepatnya pada elevasi 80 mdpl.&#13;
Analisis kestabilan lereng area highwall section A dan section B&#13;
menggunakan metode Probabilistik Monte Carlo, dimana data awal claystone:&#13;
kohesi (c) = 136,761 kN/m2 dan sudut geser dalam (ϕ) = 71,159˚; sandstone: (c) =&#13;
175,068 kN/m2 dan (ϕ) = 64,583; siltstone: c = 168,954 kN/m2 dan ϕ = 69,216˚.&#13;
Analisis nilai Faktor Keamanan (FK), Probabilitas Kelongsoran (PK) dan&#13;
rekomendasi geometri lereng menggunakan metode Bishop Simplified.&#13;
Hasil dari penelitian yaitu, pertama longsoran pada area highwall section A&#13;
merupakan longsoran busur (circular failure) serta bidang gelincir longsoran&#13;
terdapat pada material claystone dan siltstone. Kedua, hasil back analysis longsoran&#13;
pada lereng highwall section A yaitu claystone: (c) = 34,1902 KN/m2 dan (ϕ) =&#13;
17,7897˚; siltstone (c) = 42,2385 KN/m2 dan (ϕ) = 17,304˚. Ketiga, hasil analisis&#13;
kestabilan lereng highwall section B setelah diberi beban tambahan senilai 56&#13;
KN/m2 menunjukkan bahwa tidak terjadi penurunan pada stabilitas lereng dengan&#13;
nilai FK sebelum dan setelah diberi beban tambahan ialah sama yaitu 3,017 dan&#13;
PK 0%. Keempat, rekomendasi geometri lereng highwall section A yaitu&#13;
ketinggian overall slope 40 meter, sudut overall slope 15˚ dengan tinggi single&#13;
slope 10 meter, dan sudut single slope 18˚ dengan nilai Faktor Keamanan 1,345 dan&#13;
Probabilitas Kelongsoran 0%</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-11</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>