%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Suryani, Meri %A FMIPA UNP, %B MATEMATIKA FMIPA %D 2012 %F repounp:42642 %I Universitas Negeri Padang %T Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Two Stay Two Stray dalam Pembelajaran Matematika di Kelas X SMA Negeri 1 Pantai Cermin %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42642/ %X Rendahnya aktivitas dan hasil belajar matematika siswa SMA Negeri 1 Pantai Cermin disebabkan kurangnya pemahaman konsep siswa terhadap materi yang diajarkan. Hal tersebut terlihat pada siswa lebih banyak menghafalkan konsep tanpa tahu makna yang terkandung dalam konsep tersebut. Selain itu juga disebabkan oleh kurangnya keterlibatan dan komunikasi siswa dalam pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah aktivitas belajar matematika siswa selama diterapkan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray di kelas X SMA N 1 Pantai Cermin dan apakah hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran konvensional. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray lebih tinggi dari pada hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran konvensional. Tujuan penelitiannya adalah untuk melihat peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Pantai Cermin. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Pantai Cermin tahun 2011/2012. Sampel dipilih dua kelas yang dipilih secara acak melalui undian. Kelas yang terpilih sebagai sampel adalah kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X1 sebagai kelas kontrol. Untuk mengambil data dari sampel, digunakan tes hasil belajar berupa tes uraian dan lembar observasi aktivitas siswa. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji-t. Sebelum melakukan uji-t, terlebih dahulu diperiksa kenormalan data dan kehomogenan variansinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua aktifitas belajar matematika siswa yang mengalami peningkatan setiap pertemuan, tetapi tidak ada aktivitas siswa yang cenderung menurun. Dari analisis tes hasil belajar, diperoleh rata-rata hasil belajar matematika kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dari hasil pengujian hipotesis, P-Value = 0,022, maka P-Value < taraf nyata 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik Two Stay Two Stray lebih tinggi dari pada hasil belajar dengan pemebelajaran konvensional.