@phdthesis{repounp42639, month = {February}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2016}, title = {Perubahan Sebaran Permukiman Akibat Abrasi Pantai di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat}, author = {Pratami, Mentari}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42639/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola permukiman akibat abrasi pantai di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2010, 2011, 2012 dan 2015. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling yaitu permukiman yang berjarak {\ensuremath{<}} 300 meter dari bibir pantai. Data yang digunakan Citra Landsat, Bing Map dan Google earth. Analisis menggunakan metode tetangga terdekat dengan bantuan software ArcGis 10.1. Hasil penelitian menemukan bahwa Kecamatan Sasak Ranah Pasisie mengalami perubahan garis pantai akibat abrasi dilihat dari tahun 1972-1999 panjang abrasi 110,08 m, tahun 1999-2010 panjang abrasi 56,31 m, tahun 2010-2011 panjang abrasi 59,28 m, tahun 2011-2012 panjang abrasi 56,54 m, tahun 2012-2013 panjang abrasi 26,16 m, tahun 2013-2014 panjang abrasi 38,49 m dan tahun 2014-2015 panjang abrasi 24,41 m. Dengan terjadinya perubahan garis pantai akibat abrasi menyebabkan perubahan pola sebaran permukiman dimana pada tahun 2010-2011 pola permukiman mengelompok, sedangkan pada tahun 2012- 2015 pola permukiman acak. Kesesuaian permukiman pada tahun 2010 terdapat 61,41 Ha permukiman yang tidak sesuai, tahun 2011 ada 61,22 Ha permukiman yang tidak sesuai, tahun 2012 ad 63,51 Ha permukiman yang tidak sesuai dan pada tahun 2015 ada 34,82 Ha permukiman yang tidak sesuai.} }