%0 Thesis %9 Diploma/Tugas Akhir %A Yanti, Melda Gusweli %A Fakultas Ekonomi dan Bisnis, %B Manajemen Perdangan FEB UNP %D 2022 %F repounp:42616 %I Universitas Negeri Padang %T Tinjauan Pelaksanaan Pemotongan dan Penyetoran Pajak Penghasilan Final terhadap Lelang di KPKNL Pekanbaru %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42616/ %X Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengentahui bagaimana pelaksanaan dalam melakukan pemotongan dan penyetoran pajak Penghasilan Final terhadap lelang dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam pelaksanaan pemotongan dan penyetoran pajak Penghassilan Final terhadap lelang. Bentuk penelitian ini ialah deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No. 24 Tengkerang Tengah, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Teknik Pengumpulan data melalui wawancara. Wawancara dilakukan dengan Bendahara Penerimaan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru mengenai Pelaksanaan pemotongan dan penyetoran Pajak Penghasilan Final terhadap lelang serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemotongan dan penyetoran Pajak Penghasilan final terhadap lelang ini. Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemotongan dan penyetoran pajak penghasilan final terhadap lelang telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2016 ialah dengan tarif 2,5% (dua koma lima persen), tetapi masih ada kendala dalam pelaksanaan penyetoran pajak penghasilan final terhadap lelang seperti data yang tidak valid dan gangguan system yang mengakibatkan keterlambatan pada saat melakukan penyetoran pajak penghasilan final terhadap lelang di KPKNL Pekanbaru. Upaya yang dilakukan bendahara terkait data yang tidak valid, bendahara penerimaan KPKNL Pekanbaru dapat melakukan penyetoran dengan NPWP dari kantor pajak tempat objek lelang berada dan terkait gangguan system bendahara penerimaan KPKNL Pekanbaru dapat mengecek kembali dan berkoordinasi dengan bagian umum untuk dapat melakukan perbaikan oleh yang berpengalaman dalam gangguan sistem.