%A Vika Livianny %I Universitas Negeri Padang %T Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017-2020 Menggunakan Analisis Regresi Data Panel %D 2022 %K Ketahanan pangan, Random effect model, Regresi data panel %L repounp42582 %X Ketahanan pangan merupakan kunci pembangunan ekonomi nasional dan menjadi kebutuhan dasar manusia untuk dipenuhi. Kebutuhan pangan yang paling utama di Indonesia terdapat pada komoditas padi. Hal tersebut dikarenakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia adalah beras. Salah satu provinsi yang mempunyai potensi besar sebagai daerah penyumbang beras nasional adalah Sumatera Barat. Ini didukung dengan sumber daya alam dan kondisi iklim yang baik dan jumlah penduduk yang besar menjadikan Provinsi Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi yang berpeluang besar dalam meningkatkan produksi beras. Pada dasarnya ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan. Oleh karena itu, dilakukan kajian lebih dalam untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat menggunakan analisis regresi data panel, serta mengetahui faktor- faktor apa saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat menggunakan analisisn regresi data panel. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari hasil publikasi lembaga resmi pemerintah yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat. Data yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 76 data yang diambil dari tahun 2017- 2020. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari variable depenen (Y) yaitu rasio ketersediaan beras dan variable independen (X) yaitu jumlah penduduk, luas panen padi, pupuk dan curah hujan. Berdasarkan hasil analisisi yang telah dilakukan, model yang cocok pada penelitian ini adalah Random Effect Model yaitu Yit = 0,59 – 0,16 X1it + 0,53 X2it. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap ketahanan pangan di provinsi Sumatera Barat adalah jumlah penduduk dan luas panen padi.