<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan&#13;
Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017-2020 Menggunakan&#13;
Analisis Regresi Data Panel</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Vika</mods:namePart><mods:namePart type="family">Livianny</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Ketahanan pangan merupakan kunci pembangunan ekonomi nasional dan&#13;
menjadi kebutuhan dasar manusia untuk dipenuhi. Kebutuhan pangan yang paling&#13;
utama di Indonesia terdapat pada komoditas padi. Hal tersebut dikarenakan&#13;
makanan pokok utama masyarakat Indonesia adalah beras. Salah satu provinsi&#13;
yang mempunyai potensi besar sebagai daerah penyumbang beras nasional adalah&#13;
Sumatera Barat. Ini didukung dengan sumber daya alam dan kondisi iklim yang&#13;
baik dan jumlah penduduk yang besar menjadikan Provinsi Sumatera Barat&#13;
sebagai salah satu provinsi yang berpeluang besar dalam meningkatkan produksi&#13;
beras. Pada dasarnya ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan&#13;
pangan. Oleh karena itu, dilakukan kajian lebih dalam untuk mengetahui faktor-&#13;
faktor apa saja yang mempengaruhi ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model ketahanan pangan di Provinsi&#13;
Sumatera Barat menggunakan analisis regresi data panel, serta mengetahui faktor-&#13;
faktor apa saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap ketahanan pangan di&#13;
Provinsi Sumatera Barat menggunakan analisisn regresi data panel.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Jenis data yang digunakan pada&#13;
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari hasil publikasi lembaga&#13;
resmi pemerintah yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat. Data yang&#13;
digunakan pada penelitian ini sebanyak 76 data yang diambil dari tahun 2017-&#13;
2020. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari variable depenen&#13;
(Y) yaitu rasio ketersediaan beras dan variable independen (X) yaitu jumlah&#13;
penduduk, luas panen padi, pupuk dan curah hujan.&#13;
Berdasarkan hasil analisisi yang telah dilakukan, model yang cocok pada&#13;
penelitian ini adalah Random Effect Model yaitu&#13;
Yit = 0,59 – 0,16 X1it + 0,53 X2it.&#13;
Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berpengaruh secara&#13;
signifikan terhadap ketahanan pangan di provinsi Sumatera Barat adalah jumlah&#13;
penduduk dan luas panen padi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HN Social history and conditions. Social problems. Social  reform</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>