@phdthesis{repounp42501, month = {June}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2012}, title = {Pengaruh Tata Ruang Kantor dan Gaya Kepemimpinan terhadap Semangat Kerja Pegawai di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung}, author = {Dawati, Meltha Refni}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42501/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh tata ruang kantor dan gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja pegawai di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai di kantor BKD Kabupaten Sijunjung. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total Sampling sebanyak 48 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Sebelum digunakan untuk memperoleh data, angket diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang analisis diperoleh dengan menggunakan uji multikolinearitas, uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tata ruang kantor berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung dengan Sig. 0,006({\ensuremath{<}}0,05), (2) Gaya Kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung dengan nilai Sig. 0,005 ({\ensuremath{<}} 0,05), dan (3) tata ruang kantor dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung dengan Sig. 0,000 ({\ensuremath{<}} 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada pimpinan kantor untuk memperhatikan penataan ruang kantor serta lingkungan fisik kantor supaya pegawai merasa nyaman dan tenang dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain itu bagi pimpinan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sijunjung diharapkan dapat menggunakan gaya kepemimpinan sefleksibel mungkin dan menyesuaikan gayanya dengan situasi spesifik dengan individu-individu yang bersangkutan sehingga semangat kerja pegawai dapat meningkat lagi agar tujuan organisasi tercapai secara optimal.} }