%A Valco Silaban %I Universitas Negeri padang %T Pengaruh Parameter Pengelasan Spot Welding terhadap Kekuatan Geser pada Aluminium %D 2016 %K SPOT WELDING, SHEAR STRESS, ALUMINIUM, LAP JOINT, WELDING TIME %L repounp42486 %X Spot welding merupakan salah satu metode pengelasan resistensi listrik yang paling banyak digunakan pada dunia manufaktur, las jenis ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya prosesnya cepat rapi dan sederhana tegangan dan waktu pengelasan merupakan parameter yang penting untuk menentukan kualitas hasil las titik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter las (waktu 0,5 detik, 1 detik, 1,5 detik, 2 detik, 2,5 detik dan tegangan 1,60 V,1,79 V, 2,02 V, 2,30 V) terhadap proses pengelasan titik. Mengetahui kekuatan geser terhadap sambungan hasil pengelasan titik dan mengetahui kondisi waktu dan tegangan yang paling optimal pada proses pengelasan titik. Pada penelitian ini menggunakan material aluminium ketebalan 1 mm mesin spot welding yang digunakan adalah proline tipe PDN-16-1 dengan sambungan tumpang (lap joint), Dengan variasi parameter holding time 0,5 detik; 1 detik 1,5 detik, 2detik, 2,5 detik Sedangkan variasi tegangan arus 1,60, 1,79, 2,02, 2,30 V Pengujian yang dilakukan adalah pengujian geser secara manual yang dibuat oleh mahasiswa dan sebagai pembanding pengujian dilakukan dengan gantungan benda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi waktu pengelasan dengan tegangan sangat berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tegangan geser. Adapun Kekuatan tegangan geser tertinggi berada pada waktu 2,5 detik dengan tegangan (voltage) 2,30 V yaitu sebeser: 14,194 N/mm2 sedangkan kekuatan tegangan geser terendah berada pada waktu 0,5 detik dengan tegangan 1,60 V yaitu sebesar: 3,471 N/mm2, Artinya semakin tinggi tegangan dan semakin lama waktu pengelasan maka kekuatan tegangan geser semakin besar pula dan jika waktu pengelasan tidak tetap maka spesimen akan mengalami kerusakan