<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" OBJID="eprint_42408" LABEL="Eprints Item" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-05-16T08:09:24Z"><mets:agent TYPE="ORGANIZATION" ROLE="CUSTODIAN"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_42408_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Campur Kode Tuturan Guru Bahasa Indonesia dalam Proses&#13;
Belajar Mengajar di Kelas VII SMP Negeri 20 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Murliaty</mods:namePart><mods:namePart type="family">Murliaty</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian dilatarbelakangi oleh tiga fenomena. Pertama, guru bahasa Indonesia merupakan guru yang menjadi contoh bagi guru bidang studi lainnya dalam proses belajar mengajar. Kedua, dalam proses belajar mengajar guru bahasa Indonesia sering melakukan campur kode, yaitu pencampuran bahasa. Ketiga, campur kode yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar bukan hanya karena tuntutan situasi komunikasi, bahkan kadang-kadang hanya untuk memamerkan kedudukan, keterpelajaran, dan keintelektualan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam tuturan guru bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar. Campur kode adalah pencampuran dua bahasa atau lebih, dua dialek atau lebih dalam satu ujaran oleh seorang komunikan/penutur. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan deskripsi data berupa kata-kata lisan dari objek yang diamati. Untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan masalah yang diteliti, digunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang dilakukan dengan jalan mengumpulkan, menyusun, menganalisis dan menginterpretasikan data. Jadi, data yang diperoleh dideskripsikan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Subjek penelitian ini adalah guru bidang studi bahasa Indonesia. Selanjutnya, data penelitian adalah tuturan guru bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar yang mengandung campur kode. Tuturan yang mengandung campur kode tersebut dianalisis berdasarkan teori arah campur kode, bentuk satuan bahasa dalam campur kode, dan penyebab terjadinya campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) arah campur kode yang dominan adalah campur kode ke dalam (CKD), sedangkan arah campur kode yang jarang muncul adalah campur kode campuran (CKD/CKL), (b) bentuk satuan bahasa yang dominan mengalami campur kode adalah satuan bahasa berupa kata (K), sedangkan satuan bahasa yang jarang mengalami campur kode adalah satuan bahasa berupa frasa (F), dan (c) penyebab utama terjadinya campur kode adalah identifikasi ragam (IR), sedangkan faktor penyebab yang jarang muncul adalah identifikasi keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan (IKMM). Campur kode yang dominan dilakukan oleh guru dalam proses belajar mengajar adalah untuk tujuan memperlihatkan kedudukan atau keintelektualan guru. Oleh karena itu, campur kode yang dilakukan guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 20 Padang adalah campur kode yang bersifat negatif (tidak baik). Relevan dengan tujuan penelitian direkomendasikan kepada guru bidang studi bahasa Indonesia untuk mengurangi atau meminimalkan penggunaan campur kode yang bersifat negatif dalam proses belajar mengajar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-12-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_42408"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_42408_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42408/1/MURLIATY_76894_1613_2013.pdf" ID="eprint_42408_84877_1" SIZE="1787603" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42408/1/MURLIATY_76894_1613_2013.pdf" xlink:type="simple"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div ADMID="TMD_eprint_42408" DMDID="DMD_eprint_42408_mods"><mets:fptr FILEID="eprint_42408_document_84877_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>