<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Studi Aktivitas Masyarakat Penambang Pasir di Sepanjang Batang Antokan Kenagarian Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mela</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sumarni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang aktivitas masyarakat penambang&#13;
pasir di sepanjang batang antokan dalam melakukan penentuan lokasi penambangan, alat&#13;
penambangan yang dilakukan, proses penambangan serta faktor yang menyebabkan mereka&#13;
bertahan dalam melakukan pekerjaan sebagai penambang pasir.&#13;
Penelitian ini tergolong pada deskriptif kualitatif. Populasi atau subjek penelitian&#13;
adalah masyarakat penambang pasir. Subjek ditentukan melalui teknik purposive sampling ,&#13;
yaitu masyarakat penambang pasir yang berada pada dua blok. Blok 1 berada pada Jorong&#13;
Batu Hampar, sedangkan Blok 2 berada pada Jorong Pasar Durian. Penambang pasir yang di&#13;
wawancara sebanyak 24 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,&#13;
wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi&#13;
data, penyajian data dan verifikasi data.&#13;
Hasil penelitian menemukan bahwa dalam melakukan penambangan pasir, para&#13;
penambang melakukan (1) Penentuan lokasi penambang berdasarkan di sepanjang sungai&#13;
yang berada dekat dengan lokasi tempat tinggal mereka, jenis pasir yang banyak dibutuhkan&#13;
masyarakat serta kualitas pasir yang mereka dapatkan, (2) Alat yang mereka gunakan untuk&#13;
menambang ada dua jenis yaitu alat manual dan mesin sedot atau alat modern, alat manual&#13;
yang digunakan seperti perahu,ember,sekop karena tidak membutuhkan banyak biaya,&#13;
berdasarkan hasil pendapatan yang di peroleh, penambang yang menggunakan alat manual&#13;
dan alat modern ternyata lebih banyak menguntungkan alat modern,karena hasil yang mereka&#13;
dapatkan jauh lebih banyak, (3) Proses penambang yang mereka lakukan menyebabkan&#13;
sungai menjadi dalam dan rusak sehingga kondisi tebing sungai menjadi longsor, di&#13;
karenakan proses penambangan yang tidak memperhatikan kaidah lingkungan (4) Faktor&#13;
yang menyebabkan mereka bertahan sebagai penambang pasir yaitu segi pendidikan yang&#13;
tamat SMP/sederajat sehingga tidak memungkinkan para penambang untuk mencari&#13;
pekerjaan selain melakukan penambangan pasir,ilmu pengetahuan yang masih rendah serta&#13;
perekonomian mereka yang masih dibawah UMR.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">G Geography</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Geografi FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>