%D 2015 %T Persepsi Guru terhadap Pelaksanaan Tugas Kepala Sekolah Sebagai Inovator di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kota Bukittinggi %A Meidiana Resti Munanov %I Universitas Negeri Padang %L repounp42339 %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Persepsi Guru terhadap Pelaksanaan Tugas Kepala Sekolah sebagai Inovator di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kota Bukittinggi yang masih belum baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai Persepsi Guru terhadap Pelaksanaan Tugas Kepala Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan NegeriKota Bukittinggi dalam 1) proaktif mencari/menemukan gagasan baru, dan 2) melaksanakan pembaharuan di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuaf. Populasi penelitian ini adalah guru SMKN Kota Bukittinggi yang berjumlah 282 orang. Jumlah sampel adalah 100 orang responden yang diperoleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Slovin. Uji coba dilakukan terhadap 20 responden di luar sampel. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dalam bentuk skalaLikertdengan alternatif jawaban selalu (SL), sering (SR), kadang-kadang (KD), jarang (JR) dan tidak pernah (TP) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata (Mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Tugas Kepala Sekolah Sebagai Inovator Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kota Bukittinggi dalam 1) proaktif mencari/menemukan gagasan baru meliputi kegiatan pengumpulan informasi, konseptualisasi, dan perencanaan penerimaan inovasi telah terlaksana dengan baik dengan skor rata-rata 4,1. 2) melaksanakan pembaharuan di sekolah meliputi redefenisi/restrukturisasi, klarifikasi, dan rutinitas telah berjalan dengan baik dengan skor rata-rata 4,0. Skor rata-rata secara keseluruhan mengenai Persepsi Guru terhadap Pelaksanaan Tugas Kepala Sekolah sebagai Inovator di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Bukittinggi Sebesar 4,05 Dengan demikian dapat dikatakan bahwa menurutpersepsi guru terhadap tugas kepala sekolah sebagai inovator di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Bukittinggi sudah baik.