<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pemetaan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat&#13;
Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia&#13;
Tahun 2020 Menggunakan Analisis Biplot</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anggraini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memperlihatkan tingkat pembangunan&#13;
sumber daya manusia di suatu wilayah, sehingga dapat dijadikan tolak ukur angka&#13;
kesejahteraan suatu daerah atau negara. Terdapat 11 Provinsi yang memiliki&#13;
capaian IPM diatas rata- rata angka nasional termasuk Provinsi Sumatera Barat.&#13;
Akan tetapi, masih terdapat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat memiliki&#13;
pencapaian dibawah rata-rata angka nasional. Kondisi pembangunan manusia&#13;
yang belum merata akan menyulitkan pemerintah untuk meningkatkan sumber&#13;
daya manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemetaan untuk melihat indikator&#13;
indeks pembangunan manusia yang mencirikan masing-masing Kabupaten/Kota&#13;
di Provinsi Sumatera Barat sehingga dapat diketahui kabupaten/kota apa saja yang&#13;
harus diprioritaskan dalam membangun manusia. Analisis yang dapat digunakan&#13;
adalah analisis biplot. Biplot adalah salah satu analisis multivariat yang dapat&#13;
memberikan informasi berupa penyajian secara visual segugus objek dan variabel&#13;
dalam satu grafik tentang kedekatan antar objek yang diamati, keragaman&#13;
variabel, korelasi antar variabel serta nilai variabel pada suatu objek dapat&#13;
digunakan untuk memetakan Kabupaten/Kota berdasarkan indikator indeks&#13;
pembangunan manusia.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian terapan. Data yang digunakan merupakan&#13;
data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat.&#13;
Variabel dalam penelitian ini ada 4 yaitu angka harapan hidup (X1), harapan lama&#13;
sekolah (X2), rata-rata lama sekolah (X3), dan pengeluaran per kapita (X4). Objek&#13;
dalam penelitian ini adalah 19 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera&#13;
Barat.&#13;
Tampilan biplot memberikan informasi bahwa pemetaan Kabupaten/Kota di&#13;
Provinsi Sumatera Barat berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia&#13;
menghasilkan 8 kelompok. Pada Kabupaten/Kota yang berada di Kelompok 5,6,7,&#13;
dan 8 perlu dilakukan peningkatan dalam bidang kesehatan, pendidikan, serta&#13;
sektor ekonomi</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HA Statistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>