<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor-Faktor yang Mendorong Konsumen Melakukan&#13;
Pembelian Impulsif di Swalayan Mentari Menggunakan&#13;
Analisis Faktor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Apriyani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pada saat melakukan pembelian yang tidak terencana sering kali konsumen&#13;
tidak menyadari bahwa pembelian yang dilakukan tanpa perencanaan sebelumnya&#13;
akan berdampak pada kondisi keuangan yang tidak baik, bahkan jika hal ini terus&#13;
terjadi konsumen akan terlilit hutang. Konsumen kerap kali melakukan pembelian&#13;
impulsif di Swalayan Mentari karena beberapa hal yaitu swalayan tersebut&#13;
menawarkan berbagai macam jenis barang sehingga konsumen terstimulasi untuk&#13;
berbelanja lebih lama maka hal tersebut mendorong untuk membeli barang di luar&#13;
rencana, dengan adanya penawaran potongan harga hal ini dapat mendorong&#13;
konsumen untuk melakukan pembelian impulsif karena harga produk dianggap&#13;
lebih murah jika dibandingkan dengan harga normal. Terdapat banyak pengaruh&#13;
yang mendorong konsumen melakukan pembelian impulsif antara lain motif&#13;
hedonik, gaya hidup, kelompok referensi, suasana toko, potongan harga, dan&#13;
bonus kemasan. Terkait hal ini diperlukan suatu analisis yang dapat menerangkan&#13;
hubungan antar variabel independen yang diteliti yaitu analisis faktor. Oleh&#13;
karena itu, perlu dicari faktor-faktor apa saja yang mendorong konsumen&#13;
melakukan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bentuk&#13;
model yang mampu menerangkan faktor-faktor yang mendorong konsumen&#13;
melakukan pembelian impulsif di Swalayan Mentari menggunakan analisis faktor.&#13;
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi&#13;
dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen di Swalayan Mentari. Sampel&#13;
penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive&#13;
sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 16 item&#13;
pernyataan menggunakan skala Likert. Pada penelitian ini yang menjadi variabel&#13;
yaitu motif hedonik (X1), gaya hidup (X2), kelompok referensi (X3), suasana toko&#13;
(X4), potongan harga (X5), dan bonus kemasan (X6). Model yang diperoleh dari&#13;
hasil analisis faktor sebagai berikut:&#13;
�1 = 3,282 + 0,063�1 + 0,793�2&#13;
�2 = 2,664 + 0,580�1 + 0,100�2&#13;
�3 = 2,972 + 0,024�1 + 0,800�2&#13;
�4 = 3,165 + 0,738�1 − 0, 041�2&#13;
�5 = 3,440 + 0,734�1 + 0,048�2&#13;
�6 = 3,029 + 0,516�1 + 0,433�2&#13;
Hasil penelitian diperoleh dua faktor yang mendorong konsumen melakukan&#13;
pembelian impulsif, yaitu faktor keinginan yang dicirikan oleh variabel gaya&#13;
hidup, suasana toko, potongan harga, bonus kemasan. Faktor pendorong yang&#13;
dicirikan oleh variabel motif hedonik dan kelompok referensi</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HN Social history and conditions. Social problems. Social  reform</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>