<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Gaya Bahasa Kiasan dalam Novel Rinai Kabut Singgalang Karya Muhammad Subhan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran&#13;
Apresiasi Sastra</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mawardi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mawardi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa&#13;
kiasan yang terdapat dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad&#13;
Subhan; (2) gaya bahasa kiasan yang dominan dalam novel Rinai Kabut&#13;
Singgalang karya Muhammad Subhan; (3) fungsi gaya bahasa kiasan terhadap&#13;
novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan; dan (4) implikasi hasil&#13;
penelitian ini terhadap pembelajaran apresiasi sastra.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.&#13;
Sumber data adalah naskah yang ada dalam novel Rinai Kabut Singgalang&#13;
cetakan ke-1. Subjek penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu oleh instrumen&#13;
pendukung lainnya, seperti buku-buku tentang teori sastra yang berkaitan dengan&#13;
penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Teknik&#13;
pengabsahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik pengecekan teman&#13;
sejawat dan kecukupan referensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah&#13;
analisis mengalir (flow model of analysis) yang meliputi tiga komponen yaitu&#13;
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian yang&#13;
dilakukan terdiri atas beberapa tahap yaitu mengumpulkan data, menseleksi data,&#13;
menganalisis data yang telah diseleksi, dan membuat laporan penelitian.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 16 macam&#13;
gaya bahasa kiasan, terdapat 11 macam gaya bahasa kiasan dalam novel Rinai&#13;
Kabut Singgalang. Gaya bahasa kiasan tersebut yaitu: (a) persamaan atau simile;&#13;
(b) metafora; (c) alegori, parabel, fabel; (d) personifikasi atau prosopopeia; (e)&#13;
alusi; (f) epitet; (g) sinekdoke; (h) metonimia; (i) hipalase; (j) ironi, sinisme,&#13;
sarkasme; dan (k) satire. Gaya bahasa yang paling dominan ditemukan dalam&#13;
novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan adalah gaya bahasa&#13;
personifikasi dengan jumlah data sebanyak 66 data. Fungsi gaya bahasa kiasan&#13;
dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan yaitu,&#13;
mengkongkretkan, menegaskan, memperhalus, memperindah, dan menyindir.&#13;
Hasil penelitian ini, diharapkan dapat direkomendasikan kepada guru Bahasa dan&#13;
Sastra Indonesia di sekolah untuk menjadi bahan ajar dalam pembelajaran&#13;
apresiasi sastra.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PN Literature (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>