%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Mawardi, Mawardi %A FIS UNP, %B Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP %D 2013 %F repounp:42167 %I Universitas Negeri Padang %T Gaya Bahasa Kiasan dalam Novel Rinai Kabut Singgalang Karya Muhammad Subhan dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Apresiasi Sastra %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42167/ %X Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan; (2) gaya bahasa kiasan yang dominan dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan; (3) fungsi gaya bahasa kiasan terhadap novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan; dan (4) implikasi hasil penelitian ini terhadap pembelajaran apresiasi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data adalah naskah yang ada dalam novel Rinai Kabut Singgalang cetakan ke-1. Subjek penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu oleh instrumen pendukung lainnya, seperti buku-buku tentang teori sastra yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Teknik pengabsahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik pengecekan teman sejawat dan kecukupan referensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis mengalir (flow model of analysis) yang meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri atas beberapa tahap yaitu mengumpulkan data, menseleksi data, menganalisis data yang telah diseleksi, dan membuat laporan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 16 macam gaya bahasa kiasan, terdapat 11 macam gaya bahasa kiasan dalam novel Rinai Kabut Singgalang. Gaya bahasa kiasan tersebut yaitu: (a) persamaan atau simile; (b) metafora; (c) alegori, parabel, fabel; (d) personifikasi atau prosopopeia; (e) alusi; (f) epitet; (g) sinekdoke; (h) metonimia; (i) hipalase; (j) ironi, sinisme, sarkasme; dan (k) satire. Gaya bahasa yang paling dominan ditemukan dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan adalah gaya bahasa personifikasi dengan jumlah data sebanyak 66 data. Fungsi gaya bahasa kiasan dalam novel Rinai Kabut Singgalang karya Muhammad Subhan yaitu, mengkongkretkan, menegaskan, memperhalus, memperindah, dan menyindir. Hasil penelitian ini, diharapkan dapat direkomendasikan kepada guru Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah untuk menjadi bahan ajar dalam pembelajaran apresiasi sastra.