%A Zilla Zalila %I Universitas Negeri Padang %T Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Resiko Persalinan Ibu Menggunakan Analisis Regresi Probit: Studi Kasus RST Reksodiwiryo Padang %D 2018 %K Analisis regresi probit, tingkat resiko persalinan ibu %L repounp42096 %X Setiap ibu yang akan melakukan persalinan, pada umumnya menginginkan persalinan secara normal. Namun pada kenyataannya banyak ibu yang melahirkan secara tidak normal. Persalinan tidak normal sering terjadi pada ibu hamil beresiko tinggi. Resiko tinggi bisa mengakibatkan terjadinya kematian pada ibu. Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2015, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong cukup tinggi mencapai 305 per 100.000 orang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bentuk model regresi probit dari faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiko persalinan ibu, mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat resiko persalinan ibu, dan peluang dari faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiko persalinan ibu di RST Reksodiwiryo Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Jumlah sampel pada penelitian ini sama dengan populasi yaitu 213 orang ibu melahirkan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari Rekam Medis RST Reksodiwiryo Padang pada Tri-Wulan Juli, Agustus, dan September tahun 2017. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis regresi probit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh model regresi probit terbaik yang menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiko persalinan ibu di RST Reksodiwiryo Padang pada Tri-Wulan Juli, Agustus, dan September tahun 2017 adalah: (Pi) = 0,808 + 1,295 X3 + 1,334 X4 + 0,878 X7 – 1,819 X8 Dengan demikian, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat resiko persalinan ibu di RST Reksodiwiryo Padang adalah tinggi ibu (X3), tekanan darah ibu (X4), posisi janin (X7), dan jenis persalinan abnormal sebelumnya (X8). Hal ini menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi langsung atas tingkat resiko persalinan ibu adalah tinggi ibu (X3), tekanan darah ibu (X4), posisi janin (X7), dan untuk jenis persalinan abnormal sebelumnya belum tentu mempengaruhi langsung atas tingkat resiko persalinan ibu. Peluang tertinggi untuk tingkat resiko persalinan ibu adalah sebesar 99,99% jika tinggi ibu < 145 cm, tekanan darah ibu ≥ 140 mmHg, posisi janin lintang, dan pernah mengalami riwayat persalinan abnormal sebelumnya.