%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Maryesi, Maryesi %A FIS UNP, %B Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP %D 2013 %F repounp:42003 %I Universitas Negeri Padang %T Hubungan Kemampuan Membaca Pemahaman dan Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42003/ %X Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan. Pertama, kemampuan membaca pemahaman siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi. Kedua, kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi. Ketiga, hubungan kemampuan membaca pemahaman dengan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Data penelitian berupa skor tes kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi. Hasil tes tersebut dibandingkan dengan menggunakan rumus t untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan permasalahan disimpulkan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi berada pada kualifikasi lebih dari cukup (73,00). Kedua, kemampuan membaca pemahaman siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi berada pada kualifikasi baik (76,08). Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan menulis argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi karena nilai thitung (4,56) lebih besar dari nilai ttabel (2,68) pada derajat kebebasan n-1 (39) dan taraf signifikan 95%. Untuk mengembangkan kemampuan menulis argumentasi dapat dilakukan dengan cara mengembangkan kemampuan membaca pemahaman. Siswa yang memperoleh nilai kemampuan menulis argumentasi tinggi, juga memperoleh nilai kemampuan membaca pemahaman yang tinggi. Sebaliknya, jika siswa memperoleh nilai kemampuan menulis argumentasi rendah, juga memperoleh nilai kemampuan membaca pemahaman yang rendah.