<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Model Group Investigation&#13;
Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V111 8 SMP Negeri 1&#13;
Payakumbuh.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maliki</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk. Pertama, mendeskripsikan tingkat&#13;
keterampilan berbicara siswa sebelum menggunakan model pembelajaran group&#13;
investigation di kelas VIII 8 SMP N 1 Payakumbuh. Kedua, mendeskripsikan&#13;
tingkat keterampilan berbicara siswa setelah diberikan perlakunan dengan&#13;
menggunakan model pembelajaran group investigation di kelas VIII 8 SMP N 1&#13;
Payakumbuh. Ketiga, mendeskripsikan pengaruh penggunaan model&#13;
pembelajaran group investigation terhadap keterampilan berbicara siswa kelas&#13;
VIII SMP N 1 Payakumbuh&#13;
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode&#13;
metode quasi ekperimen satu kelas dan desain penelitian desain pre-test dan posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII 8 SMP N&#13;
1 Payakumbuh yang terdaftar pada tahun ajaran 2013—2014. Teknik&#13;
pengambilan sampel menggunakan teknik (purposive sampling). Instrumen yang&#13;
digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini ada dua instrumen&#13;
yaitu tes dan nontes. Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan&#13;
berbicara siswa kelas VIII 8 sebelum diberi perlakuan menggunakan model&#13;
pembelajaran group investigation dan setelah diberi pelakuan menggunakan&#13;
model pembelajaran group investigation.&#13;
Berdasarkan hasil analisis data, dan pembahasan dapat disimpulkan halhal berikut. Pertama, Keterampilan berbicara siswa sebelum menggunakan model&#13;
pembelajaran group investigation di kelas VIII 8 SMP N 1 Payakumbuh berada&#13;
pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) pada rentang 46-55%. Kedua, Keterampilan&#13;
berbicara siswa sesudah menggunakan model pembelajaran group investigation di&#13;
kelas VIII 8 SMP N 1 Payakumbuh berada pada kualifikasi Baik (B) pada rentang&#13;
76-85%. Ketiga, berdasarkan uji-t di atas, dapat diketahui th ൐ tt (13,15 ൐ 1,70),&#13;
oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Model Group Investigation berpengaruh&#13;
terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII 8 SMP N 1 Payakumbuh.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-03-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>