<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Air pada PDAM &#13;
Tirta Alami Kab. Tanah Datar</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sri Rahmi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fitri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Harga Pokok Produk merupakan hasil akhir dari penentuan harga suatu produk yang dihasilkan suatu perusahaan. Terdapat dua golongan besar dalam setiap proses produksi yaitu biaya produksi dan biaya nonproduksi. PDAM Tirta Alami Kab. Tanah Datar sebagai objek penelitian merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa namun yang menghasilkan output berupa air bersih seperti perusahaan manufaktur. Tujuan Tugas Akhir ini untuk menganalisa bagaimana penentuan HPP pada PDAM Tirta Alami Kab. Tanah Datar.  Penelitian ini adalah penelitian studi lapangan karena penelitian ini dimulai dari mengumpulkan data, mencari fakta, dan kemudian dianalisis berdasarkan landasan teori yang ada. Dengan mewawancarai pihak yang terkait, penulis juga mengumpulkan data langsung dari pihak terkait yangdianggap dapat membantu penulis dalam menyelesaikan  tugas akhir ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut peneliti dapat memberikan kesimpulan mengenai penentuan harga pokok produksi air pada PDAM Tirta Alami Kab. Tanah Datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penentuan harga pokok air bersihnya, perusahaan ini menggunakan metode full costing dalam menentukan &#13;
harga pokok energi listriknya.Harga pokok energi listrik yang ditentukan oleh PDAM Tirta Alami Kab.Tanah Datar berbeda dengan penentuan harga pokok air berdasarkan perhitungan kembali dengan metode variablecosting. Dengan perincian total produksi air pada tahun 2011 sebesar Rp. 5.806.997,10 m3, Perhitungan Harga Pokok Air Perusahaan didapatkan hasil sebesar Rp. 1.417,009 / m3. Dengan perincian harga produksi total sebesar Rp. 8.228.571.77,29 ,- Berdasarkan hasil penentuan kembali dari data tersebut, dihasilkan biaya produksi sebesar Rp.4.117.487.151,70 ,- dan biaya non produksi sebesar &#13;
Rp.4.111.084.625,59. Adanya perbedaan disebabkan oleh adanya kelebihan pembebanan biaya yang seharusnya tidak dimasukkan ke dalam harga pokok produk.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HF5601 Accounting</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Akuntansi FE UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>