%T Faktor-faktor yang Mempengaruhi Akseptor Keluarga Berencana dalam Memilih Metode Kontrasepsi dengan Analisis Regresi Logistik (Study Kasus di Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang) %I Universitas Negeri Padang %A Reni Nofita %X Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk yang sangat banyak yaitu dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia pada tahun 2000 sampai 2010 sebesar 1,49% dan untuk menekan laju perumbuhan penduduk tersebut maka pemerintah mengupayakan program Keluarga Berencana (KB). Salah satu kebijakan dari program KB ialah meningkatkan penggunaan kontrasepsi yang lebih efektif dan efisien. Metode kontrasepsi hormonal merupakan metode kontrasepsi yang banyak digunakan oleh akseptor KB dibandingkan dengan metode kontrasepsi non hormonal. Padahal metode kontrasepsi hormonal bukanlah metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang dilakukan dengan menggunakan metode survey. Data dikumpulkan menggunakan data sekunder dan alat bantu kuesioner berupa data primer. Selanjutnya data tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS dan dilakukan analisis regresi logistik. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB di Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang berjumlah 63 Responden, sampel didapatkan dengan menggunakan teknik Quota Sampling. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemilihan metode kontrasepsi dan variabel bebas yang digunakan adalah usia, jumlah anak, pendidikan, pengetahuan, kunjungan berkala ke klinik, kerjasama pasangan dan peran petugas KB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah anak dan kunjungan berkala ke klinik berpengaruh signifikan terhadap akseptor KB dalam memilih metode kontrasepsi. Selanjutnya dibentuklah model dengan menggunakan dua variabel yang mempengaruhi akseptor KB dalam memilih metode kontrasepsi yaitu: π(x)= � −3.770 + 1.926 X 2+2.687 X 5 1+� −3.770 + 1.926 X 2+2.687 X 5 dengan nilai odds ratio variabel jumlah anak sebesar 6,863 dan variabel kunjungan berkala ke klinik sebesar 14,693 %L repounp41465 %D 2014