<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Asuhan Keperawatan pada Ny.E dan Tn.N dengan &#13;
Efusi Pleura di Ruang Interne Rumah Sakit Tk III Dr&#13;
Reksodiwiryo Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Masyitah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Masyitah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pada tahun 2015 di negara-negara industri, diperkirakan terdapat 320 kasus efusi pleura per 100.000 orang. Data terbaru pada tahun 2016 di Amerika Serikat melaporkan 1,3 juta orang menderita efusi pleura terutama disebabkan oleh gagal jantung kongestif dan pneumonia bakteri (Kemenkes RI, 2016). Efusi pleura dapat terjadi akibat penyakit atau suatu trauma seperti infeksi, gagal jantung kongestif, neoplasma, tromboembolid efek kardiovaskular dan reaksi imunologis (Bararah, 2013).  Dalam penyusunan laporan studi kasus ini menggunakan metode Studi kasus yaitu dengan menungkapkan fakta sesuai dengan data yang didapat dengan proses auto anamnesa. Sampelnya adalah dua pasien. Studi kasus ini dilakukan di ruang paru  Rs Tk III Dr Reksodiwiryo Padang pada tanggal 22 -24 Juni 2018. Adapun tujuan peneliti ini adalah mampu memberikan asuhan keperawatan pada pasien Efusi Pleura. Bedasarkan hasil asuhan keperawatan yang telah dilakukan diperoleh bahwa pasien dengan efusi pleura mengalami keluhan: sesak nafas, pola nafas cepat dan dangkal,  nyeri dada, skala nyeri Ny.E 4 dan Tn.N 5, tampak meringis,klien tampak mual dan muntah, setelah dilakukan pengkajian diperoleh 3 diagnosa keperawatan secara keseluruah, yaitu: gangguan pola nafas tidak efektif,nyeri akut, dan gangguan pemenuhan nutrisi.  Untuk mengatasi masalah keperawatan yang timbul, disusun rencana keperawatan sesuai teoritis untuk mengatasi masalah penyakit efusi pleura.Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny.E dan Tn.N, hari pertama sampai ketiga Ny.E dan Tn.N memperlihatkan adanya perbaikan dengan keadaan kondisi yang diderita.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-08-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Keperawatan Psikologi UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>