<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Reliabilitas Instrumen Pengumpulan Data dalam Analisis Konjoin&#13;
(Studi Kasus Analisis Preferensi Konsumen Telepon Seluler di&#13;
RT01/RW18 Kelurahan Parupuak Tabing Kecamatan Koto&#13;
Tangah Padang)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Patrila</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Analisis konjoin memiliki tiga metode penyusunan stimuli yang akan&#13;
digunakan dalam instrumen pengumpulan data, yaitu metode full profile, trade off,&#13;
dan pairwise comparison. Instrumen yang digunakan harus valid dan reliabel, karena&#13;
suatu instrumen ukur yang tidak reliabel atau tidak valid akan memberikan informasi&#13;
yang tidak akurat mengenai keadaan subjek atau individu yang dikenai tes tersebut.&#13;
Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dipaparkan perbandingan reliabilitas untuk&#13;
instrumen pengumpulan data yang di uji hipotesisnya dengan uji chow, dan akan&#13;
ditentukan instrumen pengumpulan data yang paling reliabel. Stimuli yang digunakan&#13;
adalah stimuli telepon seluler dan dilakukan studi kasus pada masyarakat di kawasan&#13;
RT01/RW18 Kelurahan Parupuak Tabing Kecamatan Koto Tangah Padang&#13;
Penyebaran kuisioner dalam penelitian ini dilakukan dua tahap, yaitu&#13;
kuisioner penelitian pendahuluan dan kuisioner penelitian utama. Kuisioner penelitian&#13;
pendahuluan menghasilkan atribut dan level yang digunakan pada kuisioner&#13;
penelitian utama. Atribut dan level yang dihasilkan dari kuisioner penelitian&#13;
pendahuluan adalah merk telepon seluler (Samsung, blackberry, dan nokia), pemutar&#13;
musik (tersedia dan tidak tersedia), dan layanan internet (tersedia dan tidak tersedia).&#13;
Kombinasi atribut dan level (stimuli) tersebut disusun menurut tiga metode&#13;
penyusunan stimuli yaitu metode full profile, trade off, dan pairwise comparison.&#13;
Stimuli yang terbentuk menurut metode full profile adalah 8 stimuli,&#13;
metode trade off sebanyak 16 stimuli, dan metode pairwise comparison&#13;
menghasilkan 28 pasang stimuli. Validitas yang diperiksa dengan metode analisis&#13;
faktor menjelaskan bahwa stimuli tersebut sudah valid sehingga reliabilitasnya dapat&#13;
dicari. Reliabilitas yang dihasilkan dari metode pendekatan internal consistency&#13;
reliability dengan metode cronbach alpha yang menggunakan teknik pembelahan&#13;
gasal genap adalah 0.8228 untuk metode full profile, 0.841 untuk metode trade off,&#13;
dan 0.894 untuk metode pairwise comparison. Uji hipotesis dengan menggunakan uji&#13;
chow menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan untuk reliabilitas dari&#13;
instrumen dengan ketiga metode tersebut yaitu, metode full profile, trade off, dan&#13;
pairwise comparison</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>