@phdthesis{repounp41324, month = {January}, year = {2016}, title = {Pengendalian Kualitas Produksi Balok Karet di PT. Batang Hari Barisan Padang Menggunakan Grafik Pengendali Shewhart}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41324/}, abstract = {Produk balok karet yang diproduksi oleh PT. Batang Hari Barisan memiliki standar ukuran berat 35 kg dengan batas toleransi kesalahan {$\pm$} 0,05 kg. Namun kenyataannya dari keterangan pengawas untuk pengendalian kualitas balok karet, masih terdapat ukuran berat balok karet tersebut tidak sesuai dengan ukuran standarnya dan adanya sebagian produk yang memiliki ketidaksesuaian, dimana adanya keluhan konsumen yang pernah mengembalikan produk kepada produsen. Oleh karena itu diperlukan pengendalian statistik yang dimulai dari pengendalian secara teori dengan menggunakan grafik pengendali shewhart yaitu grafik pengendali dan s dan grafik pengendali u untuk produk balok karet. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkendalian ukuran berat produk dengan menggunakan grafik kendali dan s, dan untuk mengetahui ketidaksesuaian per unit pada produk balok karet dengan menggunakan grafik kendali u. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Produk yang diteliti sebanyak 50 produk tiap hari selama 21 hari. Teknik analisis yang digunakan adalah grafik kendali dan s, dan grafik kendali u. Berdasarkan hasil analisis data yang diproses terhadap berat balok karet dengan menggunakan grafik kendali dan s dapat disimpulkan bahwa produksi balok karet untuk ukuran berat 35 kg memiliki nilai dan sudah terkendali dan sesuai dengan batas toleransi kesalahan. Pada grafik kendali terhadap ketidaksesuain produk nilai sebesar 0,2514 artinya dari empat unit produk balok karet, terdapat sekitar satu ketidaksesuaian. Proses pengendalian terhadap ketidaksesuaian produk dengan menggunakan grafik kendali sudah terkendali, sehingga banyak ketidaksesuaian per unit pada produk balok karet masih berada dalam batas wajar. Hal ini dapat dilihat dari bagan kendali yang semua titik sampelnya berada dalam batas pengendalian atas dan batas pengendalian bawah. Akan tetapi pola yang terbentuk hampir menyerupai pola trend, diduga disebabkan oleh menurunnya fungsi alat pendeteksi logam, kehadiran pengawasan yang tidak teratur, bahan baku yang terlalu banyak mengandung sampah serta pengaruh musim.}, author = {Khumra, Miatul} }