<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Peramalan Jumlah Produksi Jeruk di Kabupaten Lima&#13;
Puluh Kota Menggunakan Metode Pemulusan Eksponsial&#13;
Ganda Tipe Brown</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lona</mods:namePart><mods:namePart type="family">Febriani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Jumlah produksi jeruk di Kabupaten Lima puluh Kota tidak tetap, tetapi&#13;
cendrung mengalami peningkatan, akan tetapi pada tahun 2013 mengalami&#13;
penurununan hasil produksi, di akibatkan karena penyakit Gulma. Produksi jeruk&#13;
di Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu yang penting bagi&#13;
pendapatan daerah, karena dapat meningkatkan pendapatan daerah. Jumlah&#13;
produksi jeruk di Kabupaten lima Puluh Kota perlu diperkirakan agar dapat&#13;
membantu pemerintah dalam membuat perencanaan dan pengambilan tindakan&#13;
yang tepat dimasa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
meramalkan jumlah produksi jeruk di Kabupaten Lima Puluh Kota dari tahun&#13;
2017 sampai tahun tahun 2021.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan. Data yang digunakan adalah&#13;
data sekunder yang diperoleh melalui publikasi lembaga pemerintah resmi yaitu&#13;
Badan Pusat Statistika Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode peramalan yang&#13;
digunakan adalah metode pemulusan eksponensial ganda tipe Brown. Metode&#13;
pemulusan eksponensial ganda tipe Brown merupakan metode peramalan&#13;
kuantitatif satu parameter untuk � data deret waktu. Metode ini menggunakan&#13;
parameter pemulusan �. Untuk menentukan parameter pemulasan � yang cocok,&#13;
digunakan ukuran ketetapan model yaitu MSE (Mean Square Error). Prinsip&#13;
dasar dari metode ini adalah mendapatkan nilai parameter � yang meminimumkan&#13;
nilai MSE.&#13;
Hasil analisis dan pengelohan data memperlihatkan nilai parameter � yang&#13;
meminimumkan nilai MSE adalah 0,327 sehingga model peramalan jumlah&#13;
produksi jeruk di Kabupaten Lima Puluh Kota menggunakan Metode Pemulusan&#13;
Eksponensial Ganda Tipe Brown adalah �10+� = 11202,13 + 898,2847�&#13;
Sehingga ramalan jumlah produksi jeruk di Kabupaten Lima Puluh Kota pada&#13;
tahun 2017 sampai tahun 2021 adalah 12.100,41 ton, 12.998,7 ton, 13.896,98 ton,&#13;
14.795,26 ton, dan 15.693,55 ton.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>