%T Perancangan dan Implementasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Penjurusan Siswa Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Studi Kasus di MAN 2 Padang Panjang %I Universitas Negeri Padang %A Bobby Rachman %X Kendala bagi dunia pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas adalah masih banyaknya sekolah yang mempunyai pola pikir tradisional di dalam menjalankan proses penjurusannya yaitu sekolah hanya menekankan pada nilai rapor semata. Kenyataan ini senada dengan yang diungkapkan oleh Seto Mulyadi (2003), seorang praktisi pendidikan anak, bahwa suatu kekeliruan yang besar jika setiap kenaikan kelas, prestasi anak didik hanya diukur dari nilai rapor. Sekolah lanjut tingkat atas adalah jenjang pendidikan menengah pada pendidikan formal di Indonesia yaitu setelah lulus sekolah menengah pertama atau sederajat. Sekolah lanjut tingkat atas ditempuh dalam waktu 3 tahun seperti disekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN) Padang- Panjang, mulai dari kelas 10 sampai kelas 12. Pada tahun kedua yakni kelas 11, siswa dapat memilih salah satu jurusan yang ada disekolah yaitu, IPA, IPS, dan Keagamaan. Dalam melakukan perancangan sistem pendukung keputusan untuk penjurusan siswa di MAN 2 padang panjang diperlukan sebuah metode jaringan Saraf Tiruan berdasarkan Multiple Intelligence dan menggunakan bahasa pemograman Java dan MySQL. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa, perancangan sistem pendukung keputusan untuk penjurusan siswa di MAN 2 padang-panjang menggunakan jaringan saraf tiruan.telah berhasil diimplementasikan,dan sistem ini dapat membantu mempermudah pelaksanaan penjurusan siswa. %L repounp41248 %D 2015