<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Asuhan Keperawatan Pada Pasiendengan Demam Typhoid di Ruang Interne Rumah Sakit Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ardius</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ardius</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Demam Typhoid merupakan salah satu penyakit infeksi endemik di negara-negara yang berkembang seperti Asia, Afrika, Amerika latin, karibia dan Oceania. Di Dunia terdapat 17 juta kasus demam typhoid yang mengakibatkan kematian (WHO, 2014). Dilihat tiap tahunyapenderita Demam Typhoid meningkat. Pada tahun 2017 di Indonesia terdapat 41.081 kasus dan mengakibatkan 274 kematian, di Sumatera Barat tepatnya di Rumah Sakit Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang terdapat 183 kasus Demam Typhoid. Demam tifoid adalah penyakit infeksi sistemik bersifat akut yang disebabkan oleh salmonella typhi, Demam tifoid ditandai dengan panas berkepanjangan yang diikuti dengan bakteremia dan invasi bakteri salmonella typhi (Soedarmo, 2015). Rancangan study kasus yang digunakan adalah study kasus metode untuk menyelidiki dan mempelajari suatu kejadian mengenai perseorangan. Dalam study kasus ini diperlukan banyak informasi gunanya untuk mendapatkan bahan-bahan yang luas dan tepat (Bimo, 2012). Penelitian dilakukan pada tanggal 21 sampai 23 Juni 2018. Penelitian ini dilakukan pada 2 kasus yang sama yaitu Demam Typhoid. Setelah pengkajian selesai ditemukan 4 Diagnosa pada Tn.B yaitu: Hipertermi, Gangguan rasa nyaman nyeri, Resiko gangguan pemenuhan nutrisi, dan Resiko tinggi gangguan ketidakseimbangan volume cairan dan elektrolit, kurang dari kebutuhan tubuh. Sedangkan pada Tn.D juga ditemukan 4 diagnosa yaitu: Hipertermi, Gangguan rasa nyaman nyeri, Resiko gangguan pemenuhan nutrisi dan Gangguan pola eliminasi fekal. Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan selama 3 hari pada Tn.B dan Tn.D memperlihatkan perubahan dari keadaan klien sebelumnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-07-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Keperawatan Psikologi UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>