<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Retak Tembok dalam Karya Seni Lukis</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bangkit</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sanjaya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tujuan dalam pembuatan karya akhir ini yaitu memvisualisasikan konflik&#13;
suatu masyarakat yang dimetaforkan dengan retak tembok dalam karya seni lukis&#13;
corak kubis. Tembok merupakan bidang pemisah yang terbuat dari bata pada&#13;
bangunan rumah, gedung, dan lainnya, berguna untuk membatasi, melindungi,&#13;
dan memisahkan suatu daerah tertentu. Tembok selalu dianggap kuat dan kokoh.&#13;
Dalam kehidupan masyarakat, makna pemisah merupakan jarak antara manusia&#13;
satu dengan manusia lainnya. Manusia hidup saling membutuhkan. Sebuah&#13;
hubungan yang tidak berjalan dengan semestinya dapat menimbulkan konflik.&#13;
Metode yang digunakan adalah: pertama, tahapan persiapan yaitu&#13;
pencarian data yang berkaitan dengan kondisi lingkungan. Serta melakukan&#13;
eksplorasi terhadap fenomena sosial pada masyarakat melalui informasi di media&#13;
sosial dan informasi disekitar penulis maupun pengalaman yang penulis alami.&#13;
Kedua, tahapan elaborasi yaitu tahapan pendalaman. Hal ini dilakukan&#13;
berdasarkan hasil pengamatan dalam kehidupan masyarakat. Ketiga, tahapan&#13;
sintesis yaitu menciptakan perpaduan atau penggabungan dari konflik dalam&#13;
kehidupan suatu masyarakat dimetaforkan dengan tembok/dinding, seperti sebuah&#13;
tembok yang telah retak dan hal lainnya sebagai subjek dalam karya lukis.&#13;
Keempat, tahapan realisasi konsep yaitu membuat sketsa, memindahkan sketsa di&#13;
atas kanvas, persiapan bahan dan alat, proses pewarnaan, dan finishing. Kelima,&#13;
tahapan penyelesaian yaitu penyempurnaan setiap bagian karya agar&#13;
menghasilkan sebuah karya yang berkualitas.&#13;
Hasil pembahasan yaitu konflik merupakan situasi yang wajar dalam&#13;
masyarakat dan setiap masyarakat tentu pernah mengalami konflik. Konflik&#13;
dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu&#13;
interaksi sosial. Sehingga, penulis memiliki ketertarikan terhadap percekcokan,&#13;
perselisihan, dan pertentangan yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">N Visual arts (General) For photography, see TR</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2017-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Seni Rupa FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>