<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Produksi Manggis di&#13;
Sumatera Barat dengan Menggunakan Analisis Faktor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hesti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rahmietri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Manggis merupakan salah satu komoditas buah eksotik yang berpotensi&#13;
untuk dikembangkan. Selain memiliki daging buah yang segar, buah manggis juga&#13;
bermanfaat untuk berbagai penyakit. Tetapi beberapa tahun belakangan produksi&#13;
manggis mengalami penurunan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan&#13;
penurunan manggis antara lain curah hujan, penyaluran pupuk, serangan hama&#13;
dan penyakit, jarak tanam dan luas lahan. Salah satu upaya pemerintah dalam&#13;
mengembangkan tanaman manggis dengan memperluas area kebun manggis di&#13;
beberapa daerah. Jika produksi manggis dapat ditingkatkan tentu tidak hanya&#13;
dapat memenuhi kebutuhan dalam propinsi saja, tetapi juga dapat&#13;
mensejahterakan petani dan meningkatkan pendapatan daerah.&#13;
Analisis yang digunakan adalah analisis faktor. Analisis faktor bertujuan&#13;
untuk mereduksi faktor-faktor yang mempengaruhi suatu variable menjadi&#13;
beberapa set indikator saja sehingga dapat diketahui faktor mana yang paling&#13;
mempengaruhi variable tersebut. Data yang dianalisis merupakan data sekunder&#13;
yang bersumber dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumatera Barat tahun&#13;
2010.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian bahwa produksi manggis di Sumatera Barat&#13;
dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor pertama meliputi penyaluran pupuk urea,&#13;
penyaluran pupuk SP-36, penyaluran pupuk ZA, dan penyaluran pupuk NPK.&#13;
Faktor kedua meliputi serangan penyakit rapuh coklat, kanker batang, busuk buah,&#13;
dan getah kuning serta luas lahan. Faktor pertama yag paling berpengaruh&#13;
terhadap produksi manggis adalah pupuk NPK. Faktor kedua dipengaruhi&#13;
serangan penyakit getah kuning yang dapat menggangu pertumbuhan buah, daun&#13;
dan batang. Dari skor faktor diketahui bahwa kabupaten yang paling berpotensi&#13;
dalam mengembangkan produksi manggis adalah Kabupaten Pasaman Barat,&#13;
Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Dhamasraya dan Kabupaten Solok. Sehingga&#13;
jika pengembangan manggis di keempat kabupaten tersebut ditingkatkan, maka&#13;
Sumatera Barat dapat menjadi sentral produksi manggis di Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HA Statistics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>