%T Smart Traffic Light Menggunakan Metode Logika Fuzzy Berbasis Mikrokontroler ATMega 32 %I Universitas Negeri Padang %A Ahmad Razie Agung %X Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan yang penting untuk diselesaikan, Hal ini kerap terjadi di kota-kota dengan tingkat jumlah penduduk yang padat. Tidak hanya padat penduduk, namun padatnya kendaraan juga mengikuti pertumbuhan jumlah penduduk. Sistem pengendalian yang efektif pada sistem lampu lalu lintas saat ini sangat dibutuhkan. Dengan laju pertumbuhan alat transportasi tiap tahunnya, membuat kita cenderung memilih untuk menghindari kemacetan, salah satu solusinya yaitu membuat sistem lampu lalu lintas yang lebih efektif dalam memberi lamanya waktu lampu hijau menyala. Perancangan tugas akhir ini menggunakan sistem pengaturan traffic light simpang empat (empat fase) yang artinya ketika salah satu simpang berwarna hijau maka tiga simpang yang lain akan berwarna merah. Mikrokontroler ATMega 32 dan ATMega 8adalah sebagai sistem kontrol dari tugas akhir ini, kemudian sensor HC-SR04 berfungsi sebagai pendeteksi kendaraan yang melewati masing-masing simpang. Sensor mendeteksi kepadatan kendaraan dengan 5 keadaan yaitu, sedikit, sedang, normal, banyak dan sangat banyak. Waktu minimal penyalaan lampu hijau adalah 3 detik dan waktu maksimal 30 detik. Semakin banyak sensor mendeteksi kendaraan maka waktu nyala lampu hijau juga akan semakin lama, begitu sebaliknya. Hasil dari percobaan menunjukkan tugas akhir ini menunjukkan LED dan seven segment akan menyala sesuai dengan input sensor. Kemampuan sensor HCSR-04 mendeteksi objek pada jarak 30-400 cm dengan error < 3% tanpa terpengaruh cahaya ataupun warna objek. Dengan demikian, secara keseluruhan sistem pengaturan lampu lalu lintas dapat menyesuaikan lama lampu hijau sesuai dengan tingkat kepadatan kendaraaan yang ada. %L repounp41144 %D 2018