<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" OBJID="eprint_41133" LABEL="Eprints Item" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-17T06:32:52Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_41133_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Penambahan Beban Panel Surya terhadap&#13;
Struktur Stasiun Light Rail Transit Rasuna Said.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Harry</mods:namePart><mods:namePart type="family">Fernandha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas tentang isu perubahan iklim dunia dan pemanasan&#13;
global menjadi sorotan masyarakat luas, bahkan seluruh dunia mulai berlomba-&#13;
lomba menyuarakan tentang penyelamatan lingkungan. Penggunaan bahan bakar&#13;
fosil, polusi udara, sampai kebakaran hutan disebut-sebut sebagai penyebab dari&#13;
rusaknya lingkungan. Berbagai cara pun digunakan untuk mengurangi efek dari&#13;
pemanasan global tersebut. Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi LRT&#13;
(Light Rail Transit) Jabodebek, “Salah satu keunikan dari LRT (Light Rail Transit)&#13;
Jabodebek adalah desain stasiunnya yang futuristic dengan inovasi bahan baku&#13;
berkonsep ramah lingkungan. Stasiun LRT (Light Rail Transit) berlokasi di daerah&#13;
yang memiliki potensi energi surya yang sangat besar. Penggunaan panel surya&#13;
sangat cocok diterapkan pada stasiun LRT (Light Rail Transit) sebagai bentuk&#13;
memenuhi syarat bangunan gedung hijau dalam efisiensi penggunaan energi.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan beban&#13;
panel surya pada atap stasiun LRT terhadap strukturnya. Jenis penelitian ini berupa&#13;
penelitian kuantitatif dengan analisis struktur dilakukan menggunakan bantuan&#13;
software SAP2000 V.16. Penelitian ini masih sangat jarang dilakukan di Indonesia&#13;
sehingga diharapkan hasil analisis dapat memberikan gambaran prospek&#13;
pengaplikasian panel surya pada atap stasiun eksisting. Justifikasi ini dapat dilihat&#13;
dari perilaku struktur stasiun yang akan dianalisis sebelum dan sesudah adanya&#13;
penambahan panel surya. Hasil dari penelitian ini berupa gaya aksial yang terjadi&#13;
pada struktur setelah adanya penambahan panel surya pada atap stasiun LRT (Light&#13;
Rail Transit). Gaya tarik maksimum pada struktur sebelum ditambahkannya panel&#13;
surya pada atap stasiun yaitu sebesar 413,3 kN dan gaya tarik maksimum setelah&#13;
ditambahkannya panel surya pada atap stasiun sebesar 442,1 kN. Sedangkan untuk&#13;
gaya tekan maksimum sebelum ditambahkannya panel surya sebesar 377,1 kN dan&#13;
gaya tekan maksimum sebesar 407 kN setelah adanya penambahan panel surya&#13;
pada atap stasiun LRT (Light Rail Transit). Sehingga persentase perubahan gaya&#13;
tarik maksimum sebesar 4,4% dan persentase perubahan gaya tekan maksimum&#13;
sebesar 4% gaya tekan maksimum yang terjadi pada struktur setelah adanya&#13;
penambahan panel surya pada atap stasiun LRT (Light Rail Transit).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TF Railroad engineering and operation</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Sipil FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_41133"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_41133_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file MIMETYPE="application/pdf" OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41133/1/final_B1_02_HARRY_FERNANDHA_17323065_2050_2021.pdf" SIZE="3273608" ID="eprint_41133_82316_1"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41133/1/final_B1_02_HARRY_FERNANDHA_17323065_2050_2021.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div ADMID="TMD_eprint_41133" DMDID="DMD_eprint_41133_mods"><mets:fptr FILEID="eprint_41133_document_82316_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>