TY - THES TI - Faktor?Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia pada Anak Balita Menggunakan Analisis Regresi Logistik di Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara Tahun 2014. N2 - Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah akut dan merupakan penyakit infeksi pada anak yang sangat serius yang paling banyak menyebabkan kematian pada balita. Pneumonia juga sering berada pada daftar 10 penyakit yang penderitanya terbanyak di rumah sakit. Beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian Pneumonia pada balita adalah umur, pencemaran udara dalam rumah, kepadatan hunian rumah, ASI ekslusif, status imunisasi,dan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk model regresi logistik dari faktor- faktor yang mempengaruhi kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara, mengetahui variabel apa yang paling berpengaruh terhadap kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara, dan untuk mengetahui nilai odds ratio dari faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan menggunakan analisis regresi logistik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang berobat ke Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik non probability sampling yaitu accidental sampling. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kejadian Pneumonia sedangkan variabel bebasnya adalah umur, pencemaran udara dalam rumah, kepadatan hunian rumah, ASI ekslusif, status imunisasi,dan berat badan lahir rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Pneumonia pada balita di Puskesmas Ulak Karang Kecamatan Padang Utara adalah ASI Ekslusif (X4) dan Berat Badan Lahir Rendah (X6) dengan model regresi logistik sebagai berikut: ??x? ? exp??1,717 ? 1,391? ? ? 1,909? ?? 1 ? exp??1,717 ? 1,391? ? ? 1,909? ?? Nilai odds ratio untuk variabel ASI ekslusif adalah 4,017, ini berarti anak balita yang tidak diberi ASI Ekslusif lebih beresiko menderita Pneumonia 4 kali lebih besar daripada menderita Non Pneumonia dan nilai odds ratio untuk variabel Berat Badan Lahir Rendah sebesar 6,749, ini menunjukkan bahwa anak balita yang lahir dengan berat badan rendah beresiko menderita Pneumonia 6,7 kali lebih besar dibandingkan dengan menderita Non Pneumonia. M1 - Skripsi UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41082/ A1 - Ningsih, Fitra Marta PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2014/08// ID - repounp41082 ER -