@techreport{repounp41028, address = {Padang}, type = {Project Report}, year = {2014}, title = {Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Kelompok Nelayan di Nagari Koto Taratak Pesisir Selatan}, publisher = {Teknik Mesin FT UNP}, institution = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41028/}, abstract = {Potensi lestari perikanan laut di pantai barat Sumatera sangat besar per tahun, sedangkan tingkat pemanfaatannya baru mencapai 37\%. Sebagaimana diketahui, potensi Ikan di perairan laut Sumatera Barat sebesar 289.936 ton, sedangkan yang dapat diproduksi adalah sebesar 100.879,6 ton atau 35 \% dari potensi yang ada. Salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki potensi ikan tangkap yang cukup besar adalah kabupaten Pesisir Selatan. Sebagai salah satu daerah penghasil ikan terbanyak yang berada di sepanjang pesisir pantai yaitu kecamatan Sutera yang memiliki sepuluh desa dengan penghasilan masyarakatnya sekitar 70\% sebagai nelayan. Diantara desa-desa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai penghasil ikan teri bada namun masih melakukan pengolahannya secara tradisional adalah Desa/Nagari Taratak. Lokasi Nagari Taratak terletak di daerah sepanjang pesisir pantai dimana jarak dari kota Padang sekitar 110 km dengan waktu tempuhnya untuk mencapai lokasi {$\pm$} 3 jam setengah. Di desa Taratak terdapat beberapa kelompok nelayan memukat ikan dengan cara tradisional. Kelompok nelayan Karang Labuang dan kelompok nelayan Gosong Taratak bersama anggota kelompok melakukan pengerjaan memukat dengan peralatan memukat yang sederhana. Hasil tangkapan yang diperoleh diolah menjadi ikan teri dengan proses perebusan. Banyak kendala dan masalah yang dihadapi dalam melakukan pengolahan teri tersebut, mulai dari perebusan, tungku perebusan, balai-balai pengeringan teri setelah proses perebusan, polusi pembakaran, dan keterbatasan bahan bakar kayu. Permasalahan yang terjadi di kelompok nelayan tersebut mengakibatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat terpenuhi secara ideal dan keterpurukan ekonomi sosial masyarakat menjadi semakin tinggi. Melalui penerapan teknologi tepat guna dan kerjasama dengan pelaksana kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (I M), banyak yang dapat diselesaikan permasalah di kelompok nalayan. Solusi yang ditawarkan bersifat pemecahan permasalahan secara keseluruhan, sehingga dampak dari kegiatan ini dapat dinikmati secara utuh. Kegiatan ini direncanakan dilakukan dalam bentuk rancang bangun perebus ikan teri, pembuatan tungku perebus, dan pembuatan penjemur ikan teri (wereng), penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat kelompok nelayan. Tahapan kegiatan ini meliputi persiapan dan perencanaan, pelaksanaan, pamantauan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu berhasil dirancang bangun wadah perebusan ikan teri menggunakan bahan stainless steel yang dapat mempertahankan konduktifitas panas air perebusan lebih lama sehingga waktu perebusan ikan teri menjadi lebih pendek. Waktu perebusan ikan teri menjadi lebih cepat dengan rata-rata 15 menit/periode setelah air mendidih. Pemakaian bahan bakar kayu semakin sedikit dikarenakan pembakaran kayu bakar lebih cepat memanaskan wadah perebus untuk mendidihkan air perebusan. Dari kenyataan ini diperkirakan efisiensi alat wadah perebus dapat mencapai 80\% dari umur pakainya. Hal ini merupakan dampak dari konstruksi tungku pembakaran yang memiliki sirkulasi udara yang cukup. Kualitas produksi ikan teri yang dihasilkan memiliki ciri diantaranya ikan teri dapat menegang, kepala ikan teri tidak terlepas, dan warnanya lebih kilat dan terang. Penyusutan akibat perebusan dapat berkurang dari yang biasanya 60\% sampai 65\% menjadi 40\% dari berat basahnya. Produksi ikan teri yang dihasilkan memiliki harga jual mencapai Rp. 75.000,-/kg atau naik 15\% dari harga sebelumnya. Respon positif yang diberikan masyarakat nelayan sebagai mitra bprogram kegiatan di Nagari Koto Taratak dalam menerima informasi berbagai hal dalam pelatihan dan penyuluhan tentang penerapan teknologi, pemanfaatan potensi energi di sekitar lingkungan, cara penggunaan dan pemeliharaan alat. Sehingga dengan harga jual yang lebih baik berdampak juga pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat nelayan di nagari Koto Taratak Pesisir Selatan}, author = {Nurdin, Hendri and Fernandez, Donny and Aziz, Abdul}, keywords = {Nelayan, Ikan Teri, Perebus Teri, Penerapan Teknologi} }