<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Using Folktale Speaking Prompt in Telling &#13;
Narrative Text</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bayu Eka</mods:namePart><mods:namePart type="family">Elpranata</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Makalah ini bertujuan untuk menjabarkan penggunaan Folktale Speaking Prompt dalam pengembangan kemampuan berbicara narasi siswa Sekolah Menengah Pertama. Speaking atau berbicara adalah suatu perkataan yang bertujuan untuk menyampaikan sesuatu kepada pendengar. Narrative adalah suatu perkataan yang menceritakan suatu cerita atau kejadian di masa lalu. Folktale adalah adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun, tetapi tidak dibukukan.    Pada tahap awal, siswa dibentuk dalam sebuah kelompok diskusi. Kemudian siswa tersebut dibagikan beberapa Speaking Prompt yang akan dibahas bersama siswa dan guru. Setelah siswa dibagikan Folktale Speaking Prompt tersebut, mereka akan mulai memahami dan mendalami bagaimana susuna cerita dan menceritakan crita rakyat yang ada di dalam Prompt tersebut. Setelah siswa paham bagaimana menceritakan sebuah cerita rakyat di dalam Prompt tersebut, barulah siswa menceritakannya di depan kelas. Pada saat siswa berada di depan kelas, siswa tidak dibenarkan untuk membawa teks yang sudah mereka buat di kertas lain, siswa hanya membawa Speaking Prompt tersebut kedepan kelas. Jadi, setiap siswa tersebut diharuskan mampu menecritakan sebuah cerita rakyat berdasarkan Prompt tersebut sesuai dengan kalimat siswa itu sendiri. Setiap siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka melalui penceritaan sebuah cerita rakyat didepan kelas, karena hal tersebut berpengaruh terhadap cara pengucapan bahasa Inggris siswa sekolah Menengah Pertama. Jika siswa mampu menceritakan cerita rakyat tersebut menggunakan Folktale Speaking Prompt dengan baik dan sukses, berarti kita sudah bisa dikatakan mampu juga untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Cerita Rakyat.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">PE English</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-03-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa Inggris FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>