%0 Thesis %9 Diploma/Tugas Akhir %A Putra, Fadhli Kurnia %A FMIPA UNP, %B D.III Statistika FMIPA UNP %D 2016 %F repounp:41003 %I Universitas Negeri Padang %T Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Ikan Nila pada Keramba Jaring Apung di Danau Maninjau Nagari Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/41003/ %X Produksi ikan Sumatera Barat masih rendah.Untuk produksi ikan air tawar hanya 105.000 juta ton per tahun, sementara produksi ikan laut 191.000 juta tonpertahun.Akibatnya, konsumsi ikan oleh masyarakat masih rendah.Harga ikan yang mahal menyebabkan masyarakat Sumatera Barat mengalami kesulitan untuk mengkonsumsi ikan.Salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar adalah Kabupaten Agam karena memiliki Danau Maninjau.Danau Maninjau merupakan danau di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.Di Kecamatan Tanjung Raya sekitar 75% penduduk menggantungkan hidupnya dari Danau Maninjau.Mereka umumnya menjadi petani ikan dengan mendirikan keramba jaring apung (KJA).Peneliti ingin melihat apa saja faktor yang mempengaruhi produksi dan ikan nila pada KJA di Danau Maninjau, dan mengetahui tingkat hubungan antara faktor-faktor itu. Data pada penelitian ini adalah tentang jumlah produksi ikan nila, jumlah benih, jumlah pakan, jumlah tenaga kerja, jumlah keramba, dan lamanya pengalaman usaha petani ikan pada Keramba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau di Nagari Koto Kaciak.Data dikumpulkan dengan teknik wawancara.Dalam penelitian ini, populasi berjumlah 78 orang.Ukuran sampel dihitung menggunakan metode Slovin sehingga didapatkan sampelnya sebanyak 65 orang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini, analisis korelasi rank Spearman, uji khi-kuadrat, dan uji peluang yang eksak dari Fisher. Setelah data dianalisis diperolehbahwa produksi ikan, jumlah benih, jumlah pakan, jumlah tenaga kerja, jumlah keramba, dan pengalaman usaha petani ikan nila di Koto Kaciak tergolong bervariasi. harga p-Value untuk setiap variabel sebesar 0.000, lebih kecil dari nilai α = 0.05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bebas X dan variabel terikat Y. Produksi ikan nila dipengaruhi oleh empat faktor yaitu jumlah benih, jumlah pakan, jumlah KJA dan pengalaman usaha, tetapi jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap jumlah produksi ikan nila (p>0.05) Selanjutnya terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah benih, jumlah pakan, jumlah KJA, dan pengalaman usaha.