%T Peramalan Produksi Perikanan Sumatera Barat Menurut Jenis Budi Daya Melalui Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown %I Universitas Negeri Padang %A Egi Mardareta %X ingginya kebutuhan ikan bagi masyarakat Sumatera Barat menyebabkan tingginya permintaan ikan. Namun produksi perikanan di Sumatera Barat masih rendah dan sebagian besar hasil produksi perikanan dihasilkan oleh perikanan tangkap. Suatu saat hasil tangkapan tersebut dapat berkurang akibat penangkapan ikan yang intensif, maka dilakukan usaha budi daya ikan untuk memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat. Jumlah produksi ikan menurut jenis budi daya perlu diperkirakan agar pemerintah bisa mengambil beberapa perencanaan di masa yang akan datang. Sehingga rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peramalan jumlah produksi perikanan Sumatera Barat menurut jenis budi daya dari tahun 2012 sampai 2014 dengan peramalan menggunakan Metote Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown? Salah satu metode peramalan yang digunakan yaitu Metode Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown. Metode Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown merupakan metode peramalan kuantitatif satu parameter untuk data deret waktu. Metode ini menggunakan parameter pemulusan �. Untuk menentukan parameter yang cocok, digunakan ukuran ketepatan model yaitu MSE (Mean Square Error). Prinsip dasar dari metode Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown adalah mendapatkan nilai � yang meminimumkan MSE. Pada penelitian ini, Metode Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown diterapkan pada data produksi perikanan menurut jenis budi daya dari tahun 2002 sampai tahun 2011. Metode ini dapat mengurangi fluktuasi yang berlebihan pada data deret waktu seperti pada data hasil produksi perikanan Sumatera Barat. Hasil pengolahan data untuk budi daya air laut diperoleh MSE minimum pada saat � = 0,19 dengan jumlah produksi budi daya air laut di Sumatera Barat tiga tahun mendatang yang diramalkan dengan menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Tripel Tipe Brown berkisar antara 25.968,3 kg sampai 72.718,3. Untuk perikanan budi daya air payau diperoleh MSE minimum pada saat � = 0,06 dengan jumlah produksi berkisar antara 3.498,75 kg sampai 4.988,7 kg. Untuk perikanan budi daya air tawar diperoleh MSE minimum pada saat � = 0,08 dengan jumlah produksi berkisar antara 34.179.181,45 kg sampai 50.277.128,7 kg %L repounp40997 %D 2014