%T Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Moralitas terhadap Kecendrungan Kecurangan Akuntansi: Studi Empris pada SKP Kabupaten Kepulauan Mentawai %I Universitas Negeri Padang %A Indra Susanto %X Penelitian ini bertujuan untuk menguji 1) Pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kecendrungan kecurangan akuntansi, 2) Pengaruh moralitas terhadap kecendrungan kecurangan akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah instansi pemerintahan kabupaten kepulauan mentawai. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausatif. Data dikumpulkan dengan menyebarkan langsung kuesioner kepada responden yang bersangkutan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Temuan penelitian menunjukkan: 1) Sistem pengendalian intern pemerintahan berpengaruh signifikan negatif terhadap kecendrungan kecurangan akuntansi dengan t hitung < t tabel yaitu -2,897<-1,690 (sig 0,035 < α 0,05) yang berarti H1 diterima. 2) Moralitas berpengaruh signifikan negatif terhadap kecendrungan kecurangan akuntansi dengan thitung < ttabel yaitu -2,152 > -1,690 (sig 0,038 < α 0,05) yang berarti H2 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini,disarankan bagi kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kabupaten kepulauan mentawai untuk meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan keuangan daerah agar berjalan dengan baik dan lebih memaksimalkan sistem pengendalian intern pemerintahan yang telah dibuat, dan tetap menjaga moralitas setiap individu yang terkait agar informasi keuangan untuk menyusun laporan keuangan bisa disampaikan secara cepat dan akurat sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah tersebut. Bagi penelitian selanjutnya hendaknya memperbanyak jumlah sampel serta faktor- faktor lain yang mempengaruhi kecendrungan kecurangan akuntansi. %L repounp40938 %D 2012