TY - THES TI - Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Mahasiswa Statistika Universitas Negeri Padang Menggunakan Analisis Regresi Logistik N2 - Motivasi belajar mahasiswa didefinisikan sebagai keadaan dalam diri mahasiswa yang mendorong untuk melakukan aktifitas belajar di perguruan tinggi. Rendahnya motivasi belajar menjadi masalah dalam diri mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran mahasiswa yang hanya memenuhi syarat absensi, perilaku menyalin tugas dan ketersediaan waktu belajar di rumah/kos. Ada beberapa faktor yang dapat memepengaruhi motivasi belajar mahasiswa, yaitu: individu pelajar, suasana belajar, pengajar(dosen), teman bergaul, dan minat terhadap program studi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah model regresi logistik untuk menggambarkan motivasi belajar mahasiswa, faktor- faktor apa saja yang berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian terapan menggunakan metode analisis regresi logistik. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa statistika UNP tahun masuk 2012, 2013, dan 2014. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah motivasi belajar, sedangkan variabel bebasnya adalah individu mahasiswa, suasana belajar, pengajar/dosen, teman bergaul, dan minat terhadap program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa statistika UNP yaitu individu mahasiswa, pengajar/dosen dan teman bergaul dengan model: ?(?) = ?(?3,355 + 3,312(?1)+ 3,248(?3)+ 1,362(?4) 1+ ?(?3,355 + 3,312(?1)+ 3,248(?3)+ 1,362(?4) Nilai odds ratio variabel individu pelajar adalah 27,447. Dapat diartikan bahwa, mahasiswa yang memiliki kebiasaan belajar dan konsep diri yang baik akan memiliki kecendrungan motivasi belajar yang tinggi sebesar 27,447 kali dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki kebiasaan belajar dan konsep diri yang buruk terhadap motivasi belajar. Nilai odds ratio variabel dosen adalah 25,744. Ini dapat diartikan bahwa, dosen yang sering memotivasi mahasiswa memiliki kecendrungan 25,744 kali meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dibandingkan dosen yang tidak memotivasi mahaiswa. Nilai odds ratio variabel teman bergaul adalah 3,905. Ini dapat diartikan bahwa, kebiasaan bergaul dengan teman yang suka belajar memiliki kecendrungan meningkatkan motivasi belajar sebesar 3,905 kali dibandingkan dengan kebiasaan bergaul dengan teman yang tidak suka belajar. M1 - diploma UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40933/ A1 - Rachman A, Aulia PB - Universitas Negeri Padang AV - public Y1 - 2016/01// ID - repounp40933 ER -