<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" OBJID="eprint_40909" LABEL="Eprints Item" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-15T14:07:28Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_40909_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Film Dokumenter "Pembuatan Baro tampuruang" di Kenagarian Guguak, Kecamatan Guguak, Kabupaten 50 Kota, Sumatra Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syafriwanto Z.R</mods:namePart><mods:namePart type="family">Syafriwanto Z.R</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Baro tampuruang merupakan hasil olahan tempurung kelapa melalui proses pembakaran menjadi arang atau briket. Dahulu ada puluhan keluarga yang melakukan pekerjaan ini. Namun sekarang sudah jarang ditemui karena berbagai alasan. Salah satunya yaitu susahnya mencari bahan baku. Saat ini masih ada dua sampai lima keluarga yang bertahan menjalani pekerjaan tersebut, namun mereka harus mencari bahan baku di tempat yang jauh bahkan sampai puluhan kilometer. Bahan baku yang terkumpul baru bisa dibakar jika jumlahnya dirasa sudah mencukupi untuk satu lobang pembakaran. Kadangkala mereka harus mengundur pembakaran hingga dua sampai lima hari. Proses pembuatan yang sulit dan lama juga dilakukan secara tradisional serta dan tidak sesuainya upah atau hasil yang diperoleh dengan pekerjaan yang dilakukan menggerakkan hati penulis untuk membuat film dokumenter kegiatan tersebut. Film dokumenter adalah rekaman aktualitas sebuah kejadian yang sebenarnya berlangsung spontan tanpa adanya perantara. Dalam pembuatan film dokumenter penulis mengambil analisa data berupa 5W+1H karena analisa data berupa 5W+1H lebih cocok untuk data yang bersifat sosial dan ilmiah. Dalam pembuatan sebuah film dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi yang berceritakan tentang tata cara pembuatan tempurung dari sudut pandang penulis. Proses pembuatan baro tampuruang bukanlah sesuatu hal yang mudah. Proses pembuatannya sangat lama dan memakan energi yang besar dalam pengolahannya. Dalam proses pembuatan baro tampuruang kita akan dapat melihat bahwa pekerjaan tersebut tidak bisa dianggap sesuatu yang mudah. Juga diketahui bahwa pembuatan baro tampuruang ini yang dahulunya merupakan pekerjaan massal sampai lebih dari 20 kepala keluarga sekarang yang bertahan hanya 3 kepala keluarga saja.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">N Visual arts (General) For photography, see TR</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;DESAIN KOMUNIKASI VISUAL FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_40909"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_40909_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file MIMETYPE="application/pdf" OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40909/1/final_B1_5_SYAFRIWANTO_ZR_03721_5798_2015.pdf" SIZE="4293747" ID="eprint_40909_81864_1"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40909/1/final_B1_5_SYAFRIWANTO_ZR_03721_5798_2015.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div ADMID="TMD_eprint_40909" DMDID="DMD_eprint_40909_mods"><mets:fptr FILEID="eprint_40909_document_81864_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>