<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" OBJID="eprint_40897" LABEL="Eprints Item" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-17T17:38:20Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_40897_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Perancangan Komik Permainan Tradisional Sipak Tekong&#13;
di Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Melisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putriadi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Permainan tradisional Sipak Tekong adalah permainan yang telah dituruntemurunkan oleh masyarakat Indonesia sejak dahulunya. Permainan ini berbentuk sebuah permainan petak umpet yaitu ada yang bersembunyi dan ada yang mencari. Bagi yang mencari akan menutup mata di area Tekong yang menjadi pusat perebutan dan pertahanan antara pesembunyi dengan pencari selama permainan berlansung. Permainan ini umumnya ada di beberapa daerah di Indonesia, namun disini penulis melakukan survey di daerah kecamatan Patamuan kabupaten Padang Pariaman. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak-anak berumur 7—15 tahun baik laki-laki maupun perempuan. Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan Sipak Tekong ini biasanya menggunakan Tekong atau kaleng bekas minuman atau makanan lalu diisi batu kerikil hingga saat pesembunyi memiliki kesempatan untuk menendang Tekong ketika pencari sedang asik mencari lawan yang lain sedang bersembunyi, kaleng tersebut akan mengeluarkan bunyi. Maka pesembunyi yang lain yang sudah ditemukan akan dapat kembali bersembunyi. Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan di kalangan masyarakat, permainan Sipak Tekong ini sudah hampir dilupakan oleh anak-anak karena lebih banyaknya minat anak-anak terhadap permainan-permainan baru yang lebih modern. Dan belum adanya promosi yang lebih baik mengenai permainan ini yang mampu mengingatkan kembali masyarakat terutama anak-anak bahwa permainan tradisional Sipak Tekong ini sangat banyak manfaatnya jika terus dimainkan. Perancangan komik mengenai permainan tradisional Sipak Tekong ini bertujuan untuk mempelajari secara dalam dan dapat mengingatkan kembali masyarakat akan tradisi serta kebudayaan yang pantas untuk dipertahankan. Selain media komik promosi ini juga didukung oleh media-media lainnya seperti baju kaos, kartu bergambar, pin, tas, stiker, kalender, mug, buku catatan, dan toples permen. Perancangan media ini berdasarkan teori analisis data 5W1H, dengan mengikuti jalur analisis data tersebut dapat diketahui secara rinci mengenai bagaimana perancangan media yang lebih baik dan menarik untuk promosi permainan tradisional Sipak Tekong. Berdasarkan hasil perancangan komik ini dapat menjadi sarana atau media yang mampu menyita perhatian dari masyarakat luas terutama anak-anak terhadap pantasnya permainan tradisional Sipak Tekong ini kembali dimeriahkan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">NX Arts in general</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Desain Komunikasi Visual FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_40897"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_40897_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file MIMETYPE="application/pdf" OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40897/1/final_B1_5_MELISA_PUTRIADI_53174_3427_2014.pdf" SIZE="964468" ID="eprint_40897_81840_1"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40897/1/final_B1_5_MELISA_PUTRIADI_53174_3427_2014.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div ADMID="TMD_eprint_40897" DMDID="DMD_eprint_40897_mods"><mets:fptr FILEID="eprint_40897_document_81840_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>