@mastersthesis{repounp40888, year = {2014}, title = {Masalah-masalah Narapidana Penyalahgunaan Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Anak (Studi Kasus di LAPAS Anak Pekanbaru)}, school = {Universitas Negeri Padang}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40888/}, abstract = {Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepala seksi pembinaan di LAPAS Anak Pekanbaru bahwa pembinaan terhadap warga binaan di LAPAS Anak lebih mengedepankan aspek pengamanan saja, sedangkan pembinaan kepribadian dan karakter masih minim. Oleh karena itu, untuk memberikan layanan yang tepat perlu diketahui terlebih dahulu jenis-jenis masalah yang dihadapi oleh warga binaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja masalah-masalah narapidana, latar belakang keluarga narapidana penyalahgunaan narkoba, faktor-faktor penyebab narapidana penyalahgunaan narkoba serta implementasi BK pada narapidana penyalahgunaan narkoba di LAPAS Anak Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian survei dalam bentuk studi kasus. Cara dalam menentukan subjek penelitian ini dengan purposive yaitu berdasarkan ciri-ciri tertentu. Informan dalam penelitian ini adalah; narapidana kasus narkoba, orang tua/keluarga narapidana kasus narkoba, petugas pembinaan LAPAS Anak serta teman teman dekat informan selama menjalani hukuman. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data melalui: observasi langsung, wawancara lengkap serta analisis dokumen yang bersumber dari arsip dan dokumen yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi., Hasil penelitian adalah sebagai berikut; faktor penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja adalah keadaan dan suasana keluarga yang disharmonis dan kekuatan ego yang lemah pada remaja sehingga mudah terpengaruh oleh pergaulan yang tidak baik. Pola-pola pembinaan narapidana yang diterapkan di LAPAS Anak Pekanbaru masih disamakan dengan pola pembinaan narapidana dewasa. Hal ini menyebabkan terhambatnya proses re-integrasi kembali ke masyarakat setelah warga binaan tersebut bebas nantinya. Oleh karena itu, disinilah letak peran pentingnya implementasi BK yang bertujuan menyiapkan konsep diri positif, terutama mempersiapkan warga binaan untuk mereka kembali berbaur di tengah masyarakat setelah selesai menjalani hukuman.}, author = {Febrya., Ingrid Weddy Viva} }