<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) terhadap Kemampuan Penalaran Matematis &#13;
Siswa Kelas X SMAN 10 Padang Tahun &#13;
Pelajaran 2012/2013</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Inne Syafrian</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ditemui di SMAN 10 &#13;
Padang bahwa kemampuan penalaran matematis siswa kelas X masih rendah. Hal &#13;
ini disebabkan oleh pembelajaran di sekolah kurang memfasilitasi siswa untuk &#13;
mengembangkan kemampuan penalarannya. Salah satu upaya yang diperkirakan &#13;
dapat mempengaruhi kemampuan penalaran matematis siswa adalah dengan &#13;
menerapkan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Hipotesis &#13;
penelitian ini adalah kemampuan penalaran matematis siswa yang diterapkan &#13;
PBM lebih baik daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. &#13;
Jenis  penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan &#13;
rancangan Randomized Control Group Only Design. Populasi penelitian adalah &#13;
siswa kelas X SMAN 10 Padang yang terdaftar pada tahun pelajaran 2012/2013 &#13;
dan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling sehingga yang &#13;
menjadi sampel adalah kelas X.8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.7 sebagai &#13;
kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan &#13;
penalaran matematis berupa soal essay sebanyak lima butir soal dengan lima &#13;
indikator kemampuan penalaran matematis. Data yang terkumpul dianalisis &#13;
dengan menggunakan uji kesamaan dua rata-rata (uji-t). &#13;
Dari hasil penelitian terlihat bahwa kelas yang diterapkan pendekatan &#13;
PBM memiliki nilai rata-rata kemampuan penalaran matematis (59,84) yang lebih &#13;
tinggi daripada kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional (50,94). &#13;
Sedangkan dari perhitungan uji-t diperoleh thitung adalah 2,20. Karena ttabel adalah &#13;
1,67 maka hipotesis yang dikemukakan sebelumnya diterima dengan taraf &#13;
kepercayaan 95%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>