<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Penerapan LKS Berbasis Gaya Belajar Mastery, Interpersonal,&#13;
Understanding, dan Self-Expressive (MIUS) pada Siswa Kelas&#13;
VII Kecerdasan Logika Matematika SMPN 7 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Insani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembelajaran matematika di kelas VII SMPN 7 Padang masih belum&#13;
mampu mengembangkan kemampuan siswa secara maksimal. SMPN 7 Padang&#13;
telah menerapkan pembagian kelas berdasarkan kecerdasan majemuk yang&#13;
dikembangkan oleh Gardner. Salah satu kelas kecerdasan majemuk yang terdapat&#13;
di SMPN 7 Padang adalah kelas kecerdasan logika matematika. Siswa dengan&#13;
kecerdasan logika matematika memiliki kemampuan yang baik dalam bidang&#13;
matematika, namun fakta yang ditemui hasil belajarnya masih rendah. Ini&#13;
disebabkan pembelajaran yang tidak mempertimbangkan kecerdasan majemuk&#13;
dan gaya belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan ini ditawarkan&#13;
pembelajaran dengan LKS berbasis gaya belajar MIUS pada kelas kecerdasan&#13;
logika matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah&#13;
hasil belajar siswa dengan penerapan LKS berbasis gaya belajar MIUS pada kelas&#13;
kecerdasan logika matematika lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan&#13;
pembelajaran konvensional pada kelas kecerdasan logika matematika.&#13;
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan Static&#13;
Group Design. Sampel dipilih secara total sampling dari populasi penelitian yaitu&#13;
siswa kelas VII7 dan VII8 SMPN 7 Padang tahun pelajaran 2013/2014, dengan&#13;
kelas VII7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII8 sebagai kelas kontrol.&#13;
Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar berupa tes essay. Data dianalisis&#13;
dengan uji U Mann-Whitney karena data yang didapatkan tidak normal.&#13;
Berdasarkan analisis hasil belajar diketahui rata-rata hasil belajar kelas&#13;
kelas eksperimen adalah 83,35 sedangkan pada kelas kontrol 80,59. Berdasarkan&#13;
hasil uji hipotesis yang dilakukan diperoleh P-value adalah 0,83. Karena P-Value&#13;
&gt; α (α = 0,05), maka dapat disimpulkan hipotesis ditolak: hasil belajar matematika&#13;
siswa dengan LKS berbasis gaya belajar MIUS pada kelas kecerdasan logika&#13;
matematika sama dengan hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran&#13;
konvensional pada kelas kecerdasan logika matematika</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB1603 Secondary Education. High schools</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>