<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengontrolan Kecepatan dan Arah Putaran Motor DC Menggunakan&#13;
Mikrokontroller ATMega 8535</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Septian</mods:namePart><mods:namePart type="family">Arman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Motor listrik adalah suatu alat utama yang memanfaatkan energi listrik untuk&#13;
menggerakan penggerak dalam peralatan industri. Pada masa sekarang ini&#13;
perindustrian di negara kita mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik pada&#13;
perindustrian besar maupun industri kecil, sejalan dengan perkembangan industri&#13;
tersebut kebutuhan akan motor-motor listrik semakin meningkat pula sesuai dengan&#13;
kebutuhan pasar. Pengaturan motor yang sebelumnya dilakukan dengan&#13;
konvensional, sekarang telah dilakukan menggunakan komponen elektronika daya.&#13;
Motor Direct Current (DC) merupakan salah satu jenis motor yang sering digunakan,&#13;
hal ini disebabkan karena banyaknya metode pengaturan yang dapat digunakan untuk&#13;
mengontrol kecepatan dan arah putarannya. Pengontrolan motor DC dapat dilakukan&#13;
dengan mengatur tegangan masuk pada motor DC&#13;
Dalam tulisan ini pengontrolan kendali kecepatan dan arah putaran motor DC&#13;
menggunakan PWM pada mikrokontroller ATMega8535. Mikrokontroller ini&#13;
termasuk mikrokontroller AVR buatan Atmel. Pengontrolan motor DC dengan cara&#13;
mengontrol pulsa PWM yang akan dikirim ke driver motor DC, dengan mengontrol&#13;
pulsa dari PWM maka akan mengontrol tegangan yang masuk ke motor DC, dengan&#13;
metode mengatur tegangan masukan ke motor DC maka kecepatan dan arah putaran&#13;
motor DC dapat dikontrol.&#13;
Hasil pengujian kecepatan motor DC pada tulisan ini adalah berdasarkan&#13;
satuan rpm, dengan melakukan enam kali pengujian dengan setpoint yang berbeda,&#13;
error rata-rata dalam pengujian alat adalah 0.62%, dan dalam penentuan arah putaran&#13;
motor DC sistem dapat menerima input perintah yang di berikan oleh keypad, saat&#13;
pilihan perintah yang di masukan arah putaran motor DC CW (clock wise), maka&#13;
motor DC akan berputar CW (clock wise), saat pilihan perintah yang di masukan arah&#13;
putaran motor DC CCW (counter clock wise), maka motor DC akan berputar CCW&#13;
(counter clock wise).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-08-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik  Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>