<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Sistem Detektor Ketinggian Air pada Runway&#13;
Pesawat Terbang untuk Mencegah Kecelakaan&#13;
Pesawat Akibat Peristiwa Hydroplaning&#13;
Menggunakan Visual Basic 6.0 Berbasis&#13;
Mikrokontroler ATmega 8535</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Maryunis</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maryunis</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Sistem Detektor Ketinggian Air Pada Runway Pesawat Terbang Untuk Mencegah Kecelakaan Pesawat Terbang Akibat Peristiwa Hydroplaning Menggunakan Visual Basic 6.0 Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535 ini bertujuan&#13;
untuk memberi informasi tinggi air pada runway,  sehingga dapat membantu pihak pengelola bandara dalam keputusan terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan&#13;
pesawat terbang akibat peristiwa hydroplaning. Pada saat ini keberadaan pendeteksi ketinggian air masih secara manual. Sehingga petugas bandara harus membutuhkan&#13;
tenaga dan waktu untuk memonitoring ketinggian pada saat turun hujan. Pekerjaan tersebut sangatlah tidak efisien dan beresiko terhadap keselamatan kerja. Oleh sebab&#13;
itu untuk mempermudah pekerjaan petugas, dirancanglah sebuah alat pendeteksi ketinggian air otomatis yang bekerja berdasarkan tinggi air dan dapat dipantau&#13;
melalui Personal Computer (PC) sehingga efisiensi kerja dapat dicapai. Pembuatan Tugas Akhir ini dibagi atas dua bagian yaitu pembuatan Hardware&#13;
dan Software. Pembuatan Hardware digunakan beberapa komponen diantaranya adalah Mikrokontroler ATMega8535 yang berfungsi untuk mengatur seluruh kinerja sistem yang digunakan. Untuk pendeteksi ketinggian level air digunakan sensor&#13;
ultrasonik HC-SR04, yang juga berfungsi sebagai input untuk mengaktifkan buzzer pada runway. Buzzer digunakan sebagai pemberi sinyal tanda bahaya ketika level air&#13;
berada pada ketinggian maksimum. Pada alat ini juga digunakan Personal Computer (PC) sebagai pemantau pergerakan air. Pembuatan Software pada Tugas Akhir ini&#13;
menggunakan 2 bahasa pemrograman yaitu bahasa pemrograman Bascom-AVR yang digunakan sebagai program pada Mikrokontroler dan Visual Basic 6.0 sebagai&#13;
software untuk melihat tinggi air pada runway.&#13;
Hasil pengujian alat ini bekerja sesuai dengan ketinggian air pada alat, dimana setiap perubahan air akan dideteksi oleh sensor ultrasonik HC-SR04. Dari hasil&#13;
pengujian terdapat rata-rata persentase error 17,4 % pada pengujian sensor Ultrasonik HC-SR04 .</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2017-02-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik  Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>