<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Penggunaan Beton Pre-Cast&#13;
(Studi kasus: Proyek Pembangunan Jaringan Utama dan Jaringan&#13;
Tersier D.I Batang Anai II-Lanjutan PIRIMP Kabupaten Padang&#13;
Pariaman dengan Luas Areal 3.289 Ha).</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ari</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ilham</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pre-cast adalah Struktur terbaru yang digunakan terutama untuk wilayah&#13;
Sumatera Barat pengerjaan suatu proyek harus memperhatikan mutu dan&#13;
kualitas dari setiap pengerjaanya karena jika tidak memperhatikan dengan&#13;
baik, sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku tentunya dapat&#13;
membahayakan dan merugikan. Berdasarkan SNI (Standar Nasional&#13;
Indonesia) pre-cast yang diproduksi di pabrik memiliki nilai strenght –test&#13;
yang didapat jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang diproduksi&#13;
dilapangan, bisa dilihat berdasarkan nilai strengh -test pada saat berumur 7&#13;
hari dan 28 hari yang diperoleh berdasarkan nilai rata-rata pengolahan data&#13;
dari PT. JS (7 hari 208,9 kg/��2 dan saat umur 28 hari 267,9 kg/��2) dan&#13;
PT KJ (7 hari 192,4 kg/��2 dan 28 hari 254,7 kg/��2). Sedangkan&#13;
lapangan ( 7 hari 194,9 kg/��2dan 28 hari 237,2 kg/��2).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TH Building construction</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-10</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Teknik Sipil dan Bangunan Gedung</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>