<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Peramalan Curah Hujan di Kota Padang Menggunakan Metode Arima</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Andre</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zarkovick</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Curah hujan merupakan suatu unsur cuaca yang diukur dengan rain gouge&#13;
yang dinyatakan dalam milimeter (mm) dan pengukurannya dilakukan selama 24&#13;
jam. Cakupan curah hujan meliputi waktu yang relatif singkat dan wilayah yang&#13;
sempit. Salah satu wilayah yang dapat dilihat tinggi atau rendahnya curah hujan&#13;
adalah Kota Padang. Kota Padang merupakan daerah yang terletak di bagian barat&#13;
bukit barisan lebih cendrung basah dari daerah bagian timur. Dampak yang dapat&#13;
terjadi dari tingginya intensitas curah hujan adalah banjir. Banjir merupakan&#13;
peristiwa dimana terjadi limpahan air yang melebihi kapasitas tempat&#13;
penampungan air yang menyebabkan air melimpah dari tempat drainase, Salah&#13;
satu tempat yang sering terjadi banjir adalah Kota Padang. Tujuan dari penelitian&#13;
ini adalah untuk mengetahui model dan perkiraan curah hujan untuk masa yang&#13;
akan datang.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode ARIMA. Asumsi yang harus dipenuhi&#13;
dalam metode ini adalah data bersifat stasioner, variabel yang digunakan&#13;
merupakan variabel tunggal (univariat), tidak terdapat korelasi untuk setiap&#13;
pengamatan pada periode berbeda, dan nilai autokorelasi tidak berbeda nyata dari&#13;
nol. Analisis untuk peramalan dilakukan atas 3 tahap yaitu tahap identifikasi&#13;
model, tahap penaksiran dan pengujian parameter serta tahap pemeriksaan&#13;
diagnostik.&#13;
Setelah melalui tahap identifikasi model, penaksiran dan pengujian&#13;
parameter, serta tahap diagnostik, maka diperoleh model ARIMA (0.1.1) sebagai&#13;
model yang cocok untuk meramalkan curah hujan di Kota Padang, dengan bentuk&#13;
model yaitu perkiraan hasil ramalan curah&#13;
hujan dari bulan januari sampai oktober berturut-turut adalah 360.37, 360.66,&#13;
360.94, 361.23, 361.51, 361.80, 362.08, 362.37, 362.65, 362.93, 363.22 dan&#13;
363.50</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D.III Statistika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>