<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Perencanaan Saluran Irigasi pada Area Persawahan Jorong Lubuk Selasih&#13;
Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Andini</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dwi Febnayeni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Secara umum, Irigasi sangat berperan penting dalam pertanianan.&#13;
Pembangunan saluran irigasi diperlukan untuk mendukung pasokan bahan pangan dan&#13;
agar kebutuhan air pada lahan pertanian terpenuhi, Jorong Lubuk Selasih merupakan&#13;
salah satu jorong yang berada di Nagari Batang Barus. Lahan persawahan di Jorong&#13;
Lubuk Selasih sebesar ± 99.099,66 m2 (9,91 hektar), yang sebagian area sawah belum&#13;
mempunyai saluran irigasi, luas lahan persawahan yang belum memiliki irigasi&#13;
± 34.971,82 m2 ( (3,5 hektar), sehingga kebutuhan air pada persawahan di Jorong&#13;
Lubuk Selasih belum semua terpenuhi dan bisa mempengaruh hasil produksi. Maka&#13;
diperlukan perencanaan saluran irigasi pada lahan persawahan yang belum mempunyai&#13;
saluran irigasi.&#13;
Diperlukan data pimer berupa gambar lokasi penelitian, pengukuran debit, dan&#13;
dibutuhkan data curah hujan selama 5 tahun terakhir dan klimatalogi selama 6 tahun&#13;
terakhir. Dalam perencanaan saluran ini digunakan aplikasi CROPWAT untuk menghitung&#13;
kebutuhan air irigasinya, dan sebelum dilakukan perencanaan saluran irigasi dilakukan&#13;
pemetaan topografi menggunkan SURFER. Perencanaan saluran irigasi dilakukan degan&#13;
menghiung debit rencana, dimensi dan panjang saluran. Selain itu juga direncanakan&#13;
desain saluran irigasi. Setelah itu dilakukan simulasi saluran irigasi yang direncanakan&#13;
menggunakan aplikasi HEC-RAS.&#13;
Hasil analisa kebutuhan air Dari perhitungan CROPWAT didapatkan rata-rata&#13;
kebutuhan air disawah (NFR) yaitu 0.39 lt/dt/ha, dan kebutuhan air maksimum yaitu&#13;
1,72 lt/dt/ha yang terjadi terjadi bulan Juli. Saluran irigasi yang direncanakan terdiri dari&#13;
11 saluran, 1 saluran primer, 1 saluran sekunder, dan 9 saluran tersier. Setelah dilakukan&#13;
simulasi saluran menggunakan aplikasi HEC-RAS, debit aliran yang direncanakan tidak&#13;
melebihi dimensi saluran yang direncanakan</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TC Hydraulic engineering. Ocean engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2024-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Sipil FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>