<mets:mets xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" OBJID="eprint_40720" LABEL="Eprints Item" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-18T11:24:05Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Negeri Padang</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_40720_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Visualisasi Pepatah Petitih Minangkabau dalam Seni Lukis&#13;
Surrealis, Laporan Karya Akhir</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Irwan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Irwan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Guru besar masyarakat Minangkabau adalah alam. Pada alam bertaburan&#13;
ilmu, pelajaran, hikmah yang dapat diambil menjadi pedoman untuk menjalani&#13;
hidup dan kehidupan yang baik, seperti yang diungkapkan dalam pepatah “Alam&#13;
takambang jadi guru”. Oleh karena itu ajaran adat dan pandangan hidup&#13;
masyarakat Minangkabau dilukiskan dalam pepatah, petitih dan pantun, yang di&#13;
dalamnya terkandung filosofi kebudayaan Minangkabau yang mengambil sifat,&#13;
karakter, dan gejala dari alam itu sendiri. Falsafah pepatah-petitih begitu tinggi&#13;
dan agung, sangat disayangkan jika hanya dijadikan pemanis kata tampa&#13;
mengikuti nasehat yang ada di dalamnya.&#13;
Di tengah zaman yang serba terus terang ini generasi muda Minangkabau&#13;
sudah dirasuki oleh budaya barat yang semuanya ingin segala cepat dan instan.&#13;
Budaya berpantun dan berpepatah-petitih mulai hilang di tengagah-tengah mereka&#13;
masih mengakui dirinya sebagai orang Minang. Ketika generasi muda Minang&#13;
tidak kenal lagi dengan budayanya lebih menyukai dan menggunakan budaya&#13;
luar, masyarakat Minangkabau yang dikenal sebagai etnis yang kental akan&#13;
kebudayaanya akan hilang, maka rela atau tidak, jalan dialiah dek urang lalu,&#13;
cupak dipapek dek urang panggaleh, akan tampak nyata di Alam Minangkabau&#13;
ini. Di tengagah-tengah suasana yang demikian penulis inggin mengangkat&#13;
kembali budaya pepatah-petitih Minangkabau dengan kemasan yang berbeda&#13;
yaitu dalam bentuk lukisan. Penulis memvisualisasikan kata-kata yang ada pada&#13;
pepatah-petitih yang sebelumnya dalam bentuk karya sastra.&#13;
Pepatah-petitih penulis visualisasikan ke dalam seni lukis surrealis, penulis&#13;
memilih seni lukis surrealis sebagai bahasa rupa atau bahasa visual karena katakata&#13;
yang ada pada pepatah-petitih berisikan fantasi, imajinasi dari gejala alam&#13;
yang di ungkap secra tidak lazim. Semua itu sejalan dengan karakter dan sifat dari&#13;
seni lukis surrealis yang menyajikan bentuk visual sering tampil tidak logis,&#13;
imajinatif, alam mimpi, yang tidak pernah ditemukan pada alam nyata</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">N Visual arts (General) For photography, see TR</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Seni Rupa FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_40720"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_40720_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repository Universitas Negeri Padang the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repository Universitas Negeri Padang does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repository Universitas Negeri Padang is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file MIMETYPE="application/pdf" OWNERID="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40720/1/final_B1_5_IRWAN_54664_2383_2014.pdf" SIZE="1490866" ID="eprint_40720_81485_1"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/40720/1/final_B1_5_IRWAN_54664_2383_2014.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div ADMID="TMD_eprint_40720" DMDID="DMD_eprint_40720_mods"><mets:fptr FILEID="eprint_40720_document_81485_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>